Karang Taruna Raanan Baru Kumpulkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid-19


Motoling, MX

Apresiasi warga menyasar Karang Taruna Desa Raanan Baru, Kecamatan Motoling Barat. Kelompok pemuda ini dinilai patut diacungi jempol.

Tidak menunggu pemerintah atau lembaga manapun, mereka menggagas sebuah aksi peduli. Gerakan para pemuda ini ditunjukkan kepada sekitar empat ratusan kepala keluarga (KK) yang harus menjalani isolasi mandiri di Desa Raanan Lama.

Para pemuda Karang Taruna tersebut mengumpulkan bahan natura dari warga Desa Raanan Baru Maesa, untuk membantu mencukupi kebutuhan pokok keluarga mereka di Desa Raanan Lama.

Jemrie Kawengian, penggagas kegiatan tersebut mengatakan, "Ide itu timbul dengan dasar pemikiran jika kebutuhan pokok mereka tercukupi, mereka tidak perlu keluar rumah untuk mencari dan memenuhi kebutuhan pokok mereka, utamanya kebutuhan pangan,"ujar pria yang berprofesi sebagai guru Sekolah Dasar ini, Jumat (12/6).

"Beberapa hari yang lalu sempat tersiar kabar bahwa ada beberapa keluarga yang memaksakan diri untuk keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan mereka. Semoga dengan ini, hal itu tak akan terulang lagi. Karena harapan kami jika mereka tidak lagi keluar rumah, itu akan sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Motoling," tukas Jemrie.

Menurutnya, dirinya tak sendirian dalam kegiatan ini tapi dibantu oleh Karang Taruna Kecamatan yang diketuai oleh Ronald Kumayas, bersama Koordinator Karang Taruna lainnya di Desa Raanan Baru Maesa, yaitu Surya Wowor dan Dedy Kaligis. Mereka juga didukung oleh para Hukum Tua di tiga desa yang ada di Raanan Baru, yaitu Hukum Tua Ruddy Kodongan, Hukum Tua Alfian Sengkey dan Hukum Tua Harto Lumenta beserta Badan Musyawarah Antar Umat Beragama (BAMAG) Raanan Baru Maesa.

Semua warga Desa Raanan Baru diakui begitu antusias ketika mendengar informasi pengumpulan natura tersebut. Warga langsung bergegas membawa bantuan mereka ke posko penggalangan bantuan untuk nantinya disalurkan ke Desa Raanan Lama.

"Adapun bantuan yang terkumpul adalah beras 1 Ton (1000 Kg), minyak kelapa 100 liter, telur 50 Baki dan bahan bahan dapur seperti, daun bawang, cabe merah, tomat dan banyak lagi kebutuhan dapur lainnya," kata Kawengian

Diketahui, untuk teknis penyaluran bantuan tersebut, menurut Kawengian mereka berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Minahasa Selatan.

Sebagai informasi, Warga Desa Raanan Lama di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terpaksa harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, setelah ditemukan adanya 6 warga yang dinyatakan terjangkit virus corona (Covid-19).

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Minsel, Royke Mandey S.H., mengatakan, petugas telah menelusuri keluarga dan kerabat yang kontak dengan para pasien tersebut.

“Ada 6 orang, itu dari keluarga dan kerabat. Kami akan melakukan pemeriksaan,” ucap Mandey.

Sementara, untuk masyarakat sekitar tempat tinggal pasien, bupati telah menginstruksikan mengisolasi diri selama 14 hari untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Berdasarkan informasi, keenam pasien ini sudah kontak erat dengan beberapa warga yang ada di desanya. (Eka Egeten)



Sponsors

Sponsors