Kesejahteraan Petani Sulut Menukik
Manado, ME
Petani Sulut kian merana. Pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Hal ini nampak pada Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2013 yang mengalami penurunan sebesar 0,30 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Manado yang dirilis membeberkan hal ini.
"Dari 101,84 di Juni menjadi 101,53 pada Juli 2013,"imbuh Kepala BPS Sulut Faizal Anwar. Penurunan tersebut, disebabkan besarnya pertumbuhan indeks harga yang diterima petani (pertama), tidak dapat melebihi pertumbuhan indeks yang dibayarkan petani (kedua), yakni 2,28 persen untuk pertumbuhan pertama dan 2,28 persen untuk yang kedua.
Dengan masing-masing nilainya sebesar 145,09 dan 142, 89. "Dengan kondisi ini, meningkatnya indeks harga yang dibayar petani umumnya disebabkan meningkatkan indeks harga konsumsi rumah tangga petani, yakni sebesar 2,90 persen dari 145,92 pada Juni menjadi 150,15 pada Juli,"jelasnya.
Di sisi lain, biaya yang dikeluarkan rumah tangga petani untuk usaha pertaniannya, meningkat dengan pertumbuhan sebesar 1,26 persen. "Pada Juni NTP di subsektor tanaman pangan mengalami penurunan sebesar 1,10 persen dibandingkan dengan NTP bulan sebelumnya, dari 101, 82 pada Juni menjadi 100,70 pada Juli. Perubahan ini terjadi sebagai akibat peningkatan indeks pertama dan kedua yakni masing-masing 144,36 dan 143,35 dengan pertumbuhan masing-masing 1,22 persen dan 2, 34 persen,"paparnya.
Jika dilihat dari sisi pengeluaran petani, baik untuk konsumsi rumah tangga (RT) maupun untuk usahanya terlihat perubahan dimana besarnya biaya pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga mengalami peningkatan sebesar 2,69 persen.
Sedangkan pengeluaran untuk melakukan usahanya atau juga meningkatnya indeks konsumsi bahan makanan dan transportasi dan komunikasi yang cukup tinggi. Pengeluaran rumah tangga untuk bahan makanan sebesar 3,58 persen dan pengeluaran rumah tangga untuk transportasi dan komunikasi sebesar 10,37 persen. Sedangkan subsektor lainnya seperti tanaman holtikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan juga mengalami peningkatan.(raimon sumual/media sulut)



































