Polla: Pandemi Covid-19 Menyadarkan Manusia Merawat Dunia Berdasarkan Paradigma Logis
Manado, MX
Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) kian mengkhawatirkan. Semakin hari, kasus positif makin meningkat. Langkah yang ditempuh pemerintah adalah terus menggencarkan imbauan physical distancing dengan berkegiatan #DiRumahAja.
Semua dialihkan ke rumah. Mau kerja, sekolah, berbelanja, ibadah, berdoa dan lain-lain, harus dilakukan di rumah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ini.
Alfa Polla, Publication Director of Gemar, mengungkapkan pembatasan itu memang sulit tapi di balik itu ada tujuan yang baik. Sebenarnya pembatasan yang dilakukan pemerintah akan dikatakan efektif jika masyarakat menunjang dengan baik.
Ia berkisah tentang keadaan sekitar rumahnya, di wilayah Minanga Permai Malalayang Dua, Kota Manado. "Kondisi hari ini, kemarin bahkan sebelumnya, masih tetap sama untuk daerah di sini. Sepi dengan ada pembatasan tersebut," katanya.
Alfa, sapaan akrabnya pun menjelaskan pandemi Covid-19 ini sebenarnya adalah virus yang tingkat kematiannya hanya 2% dibandingkan MARS dan SARS yang mencapai sekitar 15%. Hanya saja, tekanan batin dari masyarakat yang menjadi penyebab virus ini dibuat seolah-olah mematikan.
"Pandemi Covid-19 ini justru menjadi bagian dari menyadarkan manusia untuk merawat dunia berdasarkan paradigma yang logis dan bermanfaat bagi banyak orang. Wabah ini juga memberikan kesadaran untuk tidak egois dalam bertindak, karena untuk mencegah virus ini harus bekerja sama dan saling percaya," tutupnya. (Febriani Sumual)



































