Turun Lapangan, Pemuda GMIM Bukit Zaitun Ajak Teruna Bergerak
Tomohon, MX
Aksi kemanusiaan terus diwujudkan di tengah pandemi Covid-19. Kali ini pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Bukit Zaitun Walian Dua, melakukan penyemprotan disinfektan di seputaran Kelurahan Walian Dua, Tomohon Selatan, Sabtu (18/4).
Penatua Pemuda GMIM Bukit Zaitun Walian Dua, Wynnie Tombuku mengungkapkan, tujuan aksi ini sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19.
"Kegiatan ini juga merupakan program KPPJ (Komisi Pelayanan Pemuda Jemaat), sebagai salah satu bentuk kepedulian pemuda GMIM. Sekaligus juga dalam rangka perayaan HUT Pemuda GMIM," kata Tombuku.
.jpeg)
Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman teruna dan masyarakat, untuk bersama- sama memutus mata rantai Covid-19, sekaligus untuk tetap saling peduli satu sama lain.
"Semoga seluruh pemuda GMIM dapat terus menjadi obor pembangunan di tengah keadaan dunia saat ini. Tetap memberi diri dalam berbagai hal dan bentuk sebagai pelayanan kita," tandas Tombuku.
Hal senada dikatakan Stevly Tumanduk. Ia berharap para pemuda, khususnya yang ada di Tomohon, punya niat dan semangat yang sama.
"Saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan pemuda jemaat kami, karena itu adalah kegiatan kemanusiaan. Saya mengajak para pemuda agar bisa melakukan aksi-aksi kemanusiaan ini," tegas aktivis mahasiswa Unima itu.
Ia menambahkan, kegiatan ini adalah inisiatif mereka sendiri, dengan tidak memandang golongan apapun.
"Kami melakukan penyemprotan di tiap-tiap rumah, dan tidak memandang suku, ras, agama yang ada di kelurahan kami," tutup Tumanduk. (Anugrah Pandey)



































