Publik Kritisi Pendukung JIMBARO


Manado, MX

Sikap pendukung salah satu calon kepala daerah di Manado, disorot publik. Semangat mereka mengkampanyekan jagoannya justru menuai reaksi miring. Aksi itu dinilai kurang pantas dipertontonkan ketika semua orang berada di tengah pandemi Covid-19.

Diketahui, beberapa lembaga terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, Komisi 2 DPR RI, KPU RI, DKPP RI dan Bawaslu RI secara resmi sudah menyodorkan 3 opsi penundaan Pilkada 23 September 2020. 9 Desember 2020, 17 Maret 2021 serta 29 September 2021.

Langkah itu ditempuh akibat merebaknya wabah virus corona di antero Indonesia. Saat ini semua elemen bangsa berfokus pada agenda kemanusiaan, bagaimana caranya memutus mata rantai Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara umumnya, dan Kota Manado secara khusus.

Cibiran masyarakat meletup. Dalam situasi seperti ini, masih saja ada relawan maupun simpatisan salah satu calon kepala daerah di Manado yang secara terbuka aktif mengkampanyekan jagoan mereka. Sebut saja Jimbaro atau sapaan familiar di media sosial facebook, IMBA.

Beragam tanggapan keluar dari komponen masyarakat Kota Tinutuan (sebutan lain Manado). Baik dari kalangan pemuda, hingga praktisi ilmu politik dan pemerintahan.

Rizky Karungu mengatakan, harusnya jangan fokus ke kampanye calon, karena sekarang orang menilai sikon. Harusnya fokus pada nilai kemanusiaan.

"Jangan nanti orang justru menilai itu hanya semata hanya mengejar syahwat kekuasaan. Orang mungkin sebelumnya iba, malah justru nantinya jadi enek," ujar Karungu yang aktif dalam organisasi Forum Generasi Muda Anak Suku Bantik.

Josef Kairupan pun beranggapan, karakteristik pemilih IMBA tak perlu dijelaskan. Dari segi pemikiran, mereka terkesan kurang menaruh perhatian tentang ancaman Covid-19 ini.

"Silahkan, nilai sendiri saja. Sejatinya di otak militannya Pak IMBA harus jadi Walikota Manado, meski mandat tugas Partai Golkar yang isinya sebenarnya masih begitu prematur," tutur Kairupan, praktisi ilmu politik dan pemerintahan. (Anugrah Pandey)



Sponsors

Sponsors