Indonesia Perang Covid-19, Pemprov Sulut Kumpul Massa di Kantor Gubernur


Manado, MX

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) membagikan bantuan berupa beras dan daging ayam kepada para pengemudi ojek online. Kegiatan itu digelar di Kantor Gubernur Sulut, Jumat (3/4). 

Kegiatan itu menuai reaksi kritis masyarakat. Warga menyebutkan, apa yang dipertontonkan ke publik sangat ironis. Saat pemerintah pusat mengarahkan masyarakat agar melakukan social distancing, physical distancing, maupun work from home, Pemprov Sulut justru menciptakan sebuah kerumunan massa besar.

Masyarakat menilai, kegiatan itu jelas membuka lebar peluang penyebaran Covid-19 di Sulut. 

Salah satu warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Deon Wonggo mengatakan, tujuan kegiatan itu bagus tetapi proses pendistribusian bantuan tersebut tidak sesuai mekanisme standart operational prosedur (SOP).

"Tidak mau menaruh curiga berlebihan, cuma kalau liat dari depe cara asal tubruk model bagitu, pembagian sembako dengan daging ayam tadi justru jadi potensi penyebaran virus corona," ujarnya. 

Wonggo khawatir, masyarakat bisa menganggap kegiatan pengumpulan massa tadi adalah wajar. 

"Akibat hal bertujuan mulia itu, andai kemudian berakhir dengan bertambahnya orang terkonfirmasi positif Covid-19 kang. Kong kalau terburuk, itu jadi kenyataan, kira-kira sapa mo help dang," ucapnya.

Diketahui, menurut sumber resmi www.covid119.go.id, update terbaru, Jumat (3/4/2020), penderita pandemi Covid-19 secara nasional, terkonfirmasi 1.986, dirawat 1.671, meninggal 181 dan sembuh 134. 

Merujuk dari data tersebut, kasus di Sulut yang terkonfirmasi 3, meninggal 0 dan sembuh 1. (Anugrah Pandey)



Sponsors

Sponsors