Masyarakat Mengeluh, Penyaluran Bansos di Minahasa Masih Dikaji
Tondano, MX
Penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat Kabupaten Minahasa yang terdampak kebijakan virus corona, belum menemui titik terang. Masih dilakukannya kajian terhadap kebutuhan primer publik itu, jadi pemicu. Hal itu mencuat dalam rapat video confrence Bupati Minahasa, Royke Octavian Roring bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa, Kamis (2/4).
"Untuk bansos tersebut saat ini masih terus dikaji, baik dari segi kemampuan anggaran pemerintah dan kriteria penerima maupun dasar hukumnya agar di kemudian hari tidak bermasalah dengan aturan," ungkap Roring.
Dijelaskan Roring, pihaknya terus memberikan perhatian serius terkait distribusi bansos di Kabupaten Minahasa. Hal ini sebagai dampak ekonomi terhadap masyarakat yang terdampak Coronavirus Disease (Covid-19).
"Pemerintah Kabupaten Minahasa menyadari dampak ekonominya terhadap masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah. Untuk itu disiapkan bantuan sosial kepada mereka yang benar-benar layak dibantu," jelas orang nomor satu di Kabupaten Minahasa itu.
Guna menyukseskan hal ini, Pemkab Minahasa rencananya akan membentuk tim khusus penyaluran bansos.
"Akan dibentuk tim atau satgas penyaluran agar bantuan sosial yang diberikan tepat sasaran," tandasnya.
Sementara itu, keluhan terhadap bahan pokok terus dikeluhkan masyarakat. Hal itu disuarakan, Deasy Karisoh.
"Sebagai masyarakat tantu torang mo iko akang samua imbauan, apalagi for kebaikan. Mar kalo boleh pemerintah lei cari akang solusi soal sembako, soalnya tu beberapa bahan so mulai langkah deng so mulai tinggi harga. Apalagi so ada pengaturan hari pasar. Semoga boleh dapa perhatian pemerintah," keluh salah satu warga di Kecamatan Kakas itu. (Rivo Gosal)



































