KPLPS Tantang Pemprov Sulut


Manado, ME

Tiga tahun sudah Komunitas Pers Liputan Pemprov Sulut (KPLPS) bersama sama dengan Pemprov Sulut, mengawal pembangunan di Sulut, akan tetapi tahun ini merupakan masa yang sulit karena KPLPS dan pihak Pemprov saat ini tidak sedang dalam komunikasi yang baik karena masalah hutang-piutang jasa media dan Pemprov Sulut belum terealisasi.

 

Hal ini membuat Ketua KPLPS, Ronald Rompas angkat bicara di depan awak media pos liputan Pemprov Sulut, Kamis (01/08/13).

 

Rompas mengungkapkan, sebagai mitra kerja pemerintah untuk mengawal jalannya roda kepemerintahan di lingkup Pemprov Sulut seharusnya tidak mempersulit penyelesaian masalah jasa media, baik media cetak maupun elektronik.

 

Disampaikannya, semua pemberitaan di media hampir semua adalah berita yang mengajak masyarakat membantu serta mendukung pembangunan di Sulut.

 

“Dalam hal pewartaan kepada khalayak umum, KPLPS sudah sangat membantu pemerintahan yang dipimpin DR S.H Sarundajang, tapi apa jadinya jika sekarang sudah tidak ada lagi komunikasi yang baik antara KPLPS dan Pemprov Sulut, serta hak-hak kami tidak diperhatikan lagi. Ini berarti tanda tanya untuk kami yang disebut mitra kerja pemerintah, secara jelas sudah melanggar perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati,” kata Rompas dengan nada yang tegas.

 

Dikatakannya juga, persoalan ini pun sudah disampaikan ke Kepala Biro Tata Noudy Tendean selaku KPA, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPK-BMD) Pemprov Sulut Praseno Hadi, tapi Ironisnya kedua pejabat publik ini terkesan lepas tangan.

 

“Seharusya mereka membantu atau mencari solusi agar masalah hutang-piutang tidak menumpuk seperti tahun lalu, pada hal tahun 2009-2010 tidak ada masalah dalam pembayaran jasa media. Saat ini kami hanya menerima order dari humas untuk memasang advertorial atupun Liputan khusus mengenai pemprov Sulut akan tetapi ketika waktunya untuk penagihan jasa media mereka terkesan mengulur-ulur,” ungkap Rompas.

 

“Dengan adanya kejadian ini, saya mewakili seluruh anggota KPLPS mengharapkan Gubernur dapat turun tangan mengatasi permasalahan antara KPLPS dan pemprov Sulut ini,” pinta Rompas.(Kenny Tulangow)



Sponsors

Sponsors