Foto: Viryan Azis (di tengah, berkacamata) didampingi Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh dan Komisioner KPU Sulut lainnya, serta sejumlah stakeholder berfoto bersama usai kegiatan.
Dorong Penguatan SDM Badan Adhoc, Viryan: Penyelenggara Pemilu Harus Berintegritas
Manado, ME
Menghadirkan pesta demokrasi berintegritas, jadi rindu seluruh elemen masyarakat. Dari pilkada seperti inilah diharapkan lahir pemimpin yang baik untuk masyarakat. Strategi Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Adhoc pemilu tahun 2020 pun dipecut.
Hal itu diucap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Viryan Azis, dalam sosialisasi bersama stakeholder terkait Pembentukan Badan Adhoc Pemilihan Serentak Tahun 2020, yang digelar KPU Sulawesi Utara (Sulut), di Hotel Four Point Manado, Jumat (27/12).
Menurutnya, pilkada langsung seringkali dipahami banyak orang menghasilkan pemimpin yang tidak diharapkan. Ini perlu ada evaluasi.
"Persoalan pilkada langsung yang dianggap tidak menghadirkan pemimpin yang diharapkan, menjadi fenomena masyarakat hari ini. Sehingga menghadirkan pilkada yang berintegritas di tahun 2020 ini pun sangat diharapkan," ujarnya.
Kata Viryan, dalam pilkada langsung perlu mengajak orang-orang baik.
"Kalau 80 persen ada masyarakat atau orang baik berpartisipasi, pastinya money politik akan hilang. Maka dari itu, dalam pengawasan kita harus memperhatikan kalau ada penyelenggara pemilu yang lalu sudah terbukti dari partisipan politik tertentu, pastinya orang seperti itu jangan dipakai lagi," tegasnya.
"Manajemen kepemiluan perlu ada dan diperhatikan oleh penyelenggara pemilu yang berintegritas," tandasnya. (Eka Egeten)



































