Warga Minta Jangan Rusak Iklim Demokrasi di Tomohon


Tomohon, ME

Perusakan baliho ucapan Natal dan Tahun Baru bakal calon kepala daerah di Tomohon, menuai reaksi kritis publik. Warga Kota Bunga diingatkan untuk tetap menjaga "wajah bijak" tanah ini.

"Saya kebetulan lewat, ada masyarakat yang lagi kumpul-kumpul. Ternyata mereka sedang melihat ada baliho ucapan selamat bakal calon wakil walikota yang dirusak orang tak dikenal. Saya pikir ini prilaku tidak baik," kata Marthen Pijoh, warga Taratara, Sabtu (21/12).

"Saya tanya ke warga siapa pelakunya, mereka belum tahu. Saya bilang berprasangka baik saja terhadap aksi perusakan ini kalau tidak tahu siapa pelakunya. Mungkin yang melakukan itu terlalu senang, gemas dengan Arther Wuwung. Tapi ingat, ini prilaku tidak baik," tuturnya. 

Senada diungkapkan penggerak Forum Tomohon, Anugrah Pandey. Menurutnya, prilaku tersebut sangat merusak citra Kota Tomohon. "Saya lihat di media sosial orang membicarakan baliho ucapan selamat natal bakal calon wakil walikota dirusak. Ini jelas merusak citra Kota Tomohon yang dikenal santun dan religius," ujarnya.

Ditegaskan, prilaku seperti ini harus diseriusi. "Aparat hukum, masyarakat jangan menganggap remeh aksi ini. Kalau dibiarkan, bisa berjangkit dan mungkin semakin parah ketika mendekati waktu pemilihan kepala daerah nanti," kata Anugrah.

Dia pun meminta masyarakat Kota Tomohon untuk tetap menjaga iklim demokrasi di kota ini. "Saya bukan pendukung calon manapun tapi saya pendukung tegaknya demokrasi di Kota Tomohon. Kita berharap, tidak ada orang yang sengaja mau memancing datangnya kabut demokrasi di Kota Tomohon tercinta," tegasnya.

"Kalau bertarung, bertarung yang sehat. Para pendukung jangan mau dibodohi, disuruh jadi penjahat karena kalau ketahuan, konsekwesi hukum kita yang tanggung. Beda pilihan itu wajar. Yang tidak wajar kalau ada yang mengekspresikan perbedaan itu dengan vandalisme dan aksi perusakan," pungkasnya.

Arther Wuwung sebelumnya ketika dikonfirmasi mengaku menyesalkan tindakan oknum yang merusak baliho ucapan Natal dan Tahun baru dirinya yang dipasang di wilayah Tomohon. Perusakan itu menurutnya merupakan hal yang dapat merusak iklim demokrasi.

"Saya tidak tahu motif dari orang-orang yang merusak baliho saya, padahal saya hanya ingin mengucapkan Natal dan Tahun Baru buat seluruh masayarakat Tomohon, sama seperti yang lain. Tapi dari lubuk hati yang paling dalam, saya sudah memaafkan dan mendoakan mereka," aku Wuwung.

Sebelumnya baliho ucapan Natal dan Tahun baru yang dipasang oleh tim dari bakal calon Wakil Walikota Tomohon Arther Wuwung, dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Baliho yang dipasang itu robek dan papan penahanannya patah. (Eka Egeten)



Sponsors

Sponsors