Foto: Entry Meeting BPK RI bersama Pemda Kabupaten Minsel (ist)
Pemeriksaan Interim BPK, Bupati Ingatkan OPD Siapkan Data Dan Laporan
Amurang, ME
Bupati Christiany Eugenia Paruntu bersama Wakil Bupati (Wabup) Franky Donni Wongkar mengikuti entry meeting dengan tim BPK RI dalam rangka pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tahun anggaran 2017.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 4 kantor bupati, Rabu (7/2) dihadiri wakil penanggung jawab tim pemeriksa BPK RI perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) Amin Adab Bangun, ketua tim pemeriksa Yulianti Suwarsi, David Patasaung dan Pieter Roya. Pertemun itu juga dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Minsel.
Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada BPK RI yang secara berkelanjutan terus memberikan dukungan dan bimbingan bagi Kabupaten Minsel untuk mewujudkan tata adminstrasi pengelolaan keuangan yang baik dan akuntabel.
"Untuk itu kami mohon dukungan dan kerjasama yang baik dari BPK perwakilan provinsi sulawesi utara, teristimewa tim pemeriksa untuk kiranya berkenan membantu memperbaiki dan mengoptimalkan pengelolaan keuangan pemerintah Kabupaten Minsel agar semakin baik berkualitas dan akuntabel sesuai peraturan perundangan yang berlaku," terang Tetty sapaan familiar bupati.
Terkait dengan pemeriksaan itu, dia meminta seluruh kepala OPD agar dapat memberikan dukungan bagi optimalitas kinerja tim BPK RI selama melaksanakan pemeriksaan di Kabupaten Minsel.
"Semua data, laporan maupun keterangan yang dibutuhkan agar segera disiapkan tepat waktu," tegas Tetty.
Selain itu dia mengingatkan seluruh Kepala OPD agar sedapat mungkin tidak melaksanakan tugas luar selama pelaksanaan pemeriksaan kecuali apabila ada hal-hal mendesak yang tidak dapat diwakilkan.
"Saya ingatkan kembali, kepada seluruh kepala perangkat daerah bahwa pelaksanaan pemeriksaan tim BPK Perwakilan Sulawesi Utara ini merupakan wahana bagi saya dan bapak wakil bupati untuk menilai kualitas personal sekaligus melakukan evaluasi bagi kinerja saudara-saudara," tegasnya.
"Karena untuk mewujudkan Minahasa Selatan yang hebat dan terdepan, kami membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan dapat mendukung pencapaian visi kami tersebut," pesan Tetty.
Pemeriksaan Interim itu dilaksanakan selama 43 hari, dimulai tanggal 5 Februari dan berakhir 20 Maret 2018. (jerry sumarauw)



































