Foto: Suasana Paripurna DPRD Sangihe dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sangihe Ke-593 (ist)
DPRD Gelar Paripurna Hari Jadi Kabupaten Sangihe Ke-593
Tahuna, ME
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sangihe mengelar Rapat Paripurna Istimewa mempringati hari jadi Kabupaten Sangihe Ke-593. Rapat digelar di ruang paripurna dan dipimpin Ketua DPRD Sangihe Benhur Takasihaeng, Rabu (31/1).
Acara itu dihadiri gubernur yang diwakili Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut B. A. Tinungki, Bupati Jabes E. Gaghana, Wabup Helmud Hontong, Sekda Edwin Roring, unsur Forkompimda, seluruh anggota DPRD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta undangan lainnya.
Hari jadi Kabupaten Sangihe tahun ini mengangkat Tema "Tampungan Lawo Pesasarangu Tahanusang Indonesia Nakoa Sasuekang Bou Taghaloang Mauadipe, Maupide Aseki Dingangu Matireda" (Kabupaten Kepulauan Sangihe Daerah Perbatasan NKRI Sebagai Gerrbang Maritim Yang Maju Sejahtera Dan Mandiri).
Dan Sub Tema, "Paka segade Kasasembaukang, Paka Toghase Petatumbiahengu Kawanua Paka Sikile Tatuhu Suwehiu Peaundang" (Pererat Persaudaraan Dan Kersatuan, Perkuat Ekonomi Rakyat Dan Pertebal Semangat Demokrasi).
"Suatu kebahagiaan dan kebanggaan bisa berkumpul bersama saudara semua dalam nuansa kebahagiaan dan bersyukur dalam rangka memperingati hari jadi daerah yang kita cintai," kata Bupati Sangihe Jabes E. Gaghana saat memberikan sambutan.
Dia menuturkan peringatah hari jadi itu bukanlah sekedar untuk perayaan bertambahnya usia setahun atau kegiatan yang bersifat seremonial semata. Tetapi menurut dia, sesungguhnya itu merupakan hak dan kesadaran serta kewajiban untuk mengucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
"Ini juga sebagai wujud pengakuan jalan kebesaran, kemulaiaan yang telah menuntun perjalanan sejarah terbentuknya Kabupaten Sangihe," ujar Gaghana.
Sementara itu Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut, B. A. Tinungki saat membacakan sambutan gubernur memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sangihe.
Dengan bertambahnya usia dia berharap momentum bersejarah itu akan semakin memperkuat komitmen berkarya bagi seluruh elemen masyarakat dalam memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan Kabupaten Sangihe.
"593 tahun bakanlah usia yang singkat bagi semua peradaban masyarakat di Sangihe, ini pastinya usia peradaban yang sangat panjang ini telah meninggalkan dan mewariskan nilai-nilai serta norma kearifan lokal, bahkan budaya serta deretan sejarah sepanjang pembangunan daerah yang sifatnya progresif, dari waktu ke waktu," ujar Tinungki. (christian abdul)



































