Penerimaan Honda K2 Minut, Hanya 30 Persen


Minut, ME

Nasib 363 tenaga honorer daerah (Honda) Minut belum 100 persen aman. Pasalnya, untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tenaga Honda tersebut masih akan dilakukan tes dan verifikasi.

 

Ketua Komisi A DPRD Minut, Drs Denny Wowiling MSi, usai berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan, verifikasi menyangkut 363 tenaga Honda K2 Minut itu masih akan melewati sejumlah ujian yang dilakukan langsung oleh pusat melalui BKN tanpa melibatkan panitia daerah maupun BKDD.

 

“Hal ini dimaksudkan agar prosesnya benar-benar murni dan sesuai dengan aturan kompetensi yang dimiliki masing-masing Honda,” bebernya Minggu (28/07/13).

 

Ditambahkan Wowiling, nantinya pihak BKN turun langsung melakukan pemeriksaan di masing-masing dinas atau instansi tempat dimana Honda selama ini melaksanakan tugas dan beraktivitas, misalnya ada Honda yang tugas di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dikpora dan lainnya, itu semua akan dicek secara terperinci oleh tim pusat.

 

“Pengecekannya berupa, absensi dan administrasi lainnya, dimana Honda yang masuk K2 sejak diangkat tahun 2005 sampai saat ini tidak pernah putus mengabdi, kalau ditemukan tidak sesuai mekanisme tidak akan diakomodir,” jelasnya.

 

Selain itu dari total Honda nantinya hanya 30 persen yang akan diterima dan diakomodir jadi CPNS.

 

“Sekali lagi ini berdasarkan keterangan Men-PAN dan BKN, tujuannya proses seleksi benar-benar sesuai aturan dalam upaya mewujudkan birokrasi pemerintahan yang akuntabel,” pungkasnya. (risky)



Sponsors

Sponsors