Foto: Pertarungan Golkar dan PDIP di Minahasa
Ivansa - CNR Menang Jika Pilkada Hari Ini
Tondano, ME
Pengamat politik di Sulut, Lefrand Sondakh mengatakan konstalasi politik di Pilkada Minahasa saat ini lebih menguntungkan pasangan calon dari Partai Golkar. Dia bahkan menilai jika pemungutan suara Pilkada Minahasa dilakukan hari ini, pasangan Ivan Sarundajang (Ivansa) - Careig N Runtu (CNR) akan menjadi pemenang.
Menurutnya saat ini langkap PDIP yang mengusung pasangan Roy Octavian Roring (ROR) - Robby Dondokambey (RD) memberikan dampak negatif pada kemampuan parpol ini mendapat dukungan pemilih.
Hal pertama yang menjadi kelemahan dari strategi PDIP saat ini adalah sosok ROR memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas yang jauh dibawah Ivansa - CNR. Hal ini terlihat dari bocoran hasil survei beberapa bulan lalu yang secara ilmiah tidak pernah menunjukkan kekuatan ROR dan RD yang terlalu menonjol.
"Kelemahan kedua dari PDIP saat ini adalah terciptanya konflik internal pengurus, kader, dan simpatisan partai. Tidak boleh disangkal bahwa JWS memiliki pendukung dari internal PDIP. Tidak diakomodirnya JWS membuat PDIP terpecah," ujarnya.
Alasan ketiga adalah selain memiliki pendukung dari internal PDIP, JWS juga banyak memiliki pendukung dari masyarakat umum dan jajaran ASN. Konflik yang dibuat PDIP dengan JWS membuat pendukung Bupati Minahasa ini berpeluang besar mengalihkan dukungan pada pasangan Ivansa - CNR.
"Secara umum strategi PDIP saat ini secara tidak langsung menguntungkan pasangan Ivansa - CNR. Hal ini membuat pasangan dari Golkar ini lebih diungulkan dibanding ROR - RD," ujarnya.
Namun Sondakh yang adalah akademisi ini mengatakan konstalasi politik saat ini tidak bisa dijadikan acuan sampai tahapan pemungutan suara nanti. Menurutnya PDIP pasti telah berhitung dan menyusun strategi pemenangan saat menetapkan ROR -RD sebagai pasangan calon yang diusung.
"Dalam politik pilkada, strategi pemenangan akan sangat menentukan hasil akhir. Masih banyak hal yang bisa terjadi sampai hari pemungutan suara enam bulan mendatang. PDIP pasti menetapkan target menang dalam Pilkada Minahasa 2018 dan dilengkapi strategi yang terukur. Namun jika dipandang dari sisi konstalasi politik saat ini, butuh kerja keras untuk bisa membalikkan keadaan," ujarnya.
Pengamat politik dari Universitas Sam Ratulangi, Ferry Liando mengungkapkan hal serupa. Ditanya kecenderungan arah pendukung JWS akan mengalir, Liando menyebut kemungkinan simpatisan JWS akan mendukung pasangan Ivansa - CNR.
"JWS pernah di Golkar, dan JWS pernah bekerjasama dengan Ivansa. Kecenderungan dukungan JWS pada pasangan ini (Ivansa - CNR). Namun analisa ini belum selamanya benar, karena politik itu sangat dinamis. Sangat tergantung momentum," tuturnya. (lucky kawengian)



































