Foto: Ilustrasi Pilkada (ist)
PDIP Paksakan Hanya Dua Pasangan Calon di Minahasa
Tondano, ME
Kekuatan politik besar sedang bermain pada pengurus partai politik (parpol) tingkat pusat untuk memaksakan Pilkada Minahasa 2018 hanya diikuti dua pasang calon. Sampai Minggu (7/1/2018) diinformasikan lobi politik tingkat elit terpusat pada Partai Gerindra.
Sumber manadoexpress.co di PDIP menyebut parpol ini sedang melakukan upaya agar Partai Gerindra tidak memberikan dukungan untuk James A Kojongian (JAK) ataupun Jantje W Sajow (JWS). Menurutnya langkah ini adalah bagian dari strategi besar yang dirancang PDIP Sulut.
"PDIP berusaha agar Pilkada Minahasa hanya akan diikuti dua pasang calon, yaitu dari PDIP dan Golkar. Ini adalah bagian dari strategi," ujarnya.
Sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan ini menyebut PDIP merayu Partai Gerindra bergabung dengan PDIP untuk sama-sama mengusung pasangan Roy Octavian Roring (ROR) - Robby Dondokambey (RD).
"Hampir dipastikan Partai Gerindra tidak akan memberikan dukungan untuk JAK atau JWS," tuturnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Minahasa, Man Rambitan saat dikonfirmasi mengatakan belum ada keputusan resmi dari Partai Gerindra soal dukungan pasangan calon dalam Pilkada Minahasa. Menurutnya pembahasan tersebut masih dilakukan oleh DPP Partai Gerindra.
"Ada komunikasi politik yang dilakukan pihak lain pada Partai Gerindra. Namun semua keputusan tentang pasangan yang akan didukung Partai Gerindra sepenuhnya adalah kewenangan DPP," ujarnya.
Rambitan menyebut perubahan peta politik di Minahasa dua hari terakhir sangat intens. Dia menyebut sejak beberapa hari sebelumnya DPP Partai Gerindra akan mengeluarkan SK dukungan untuk pasangan JAK - Denny Kalangi. Perubahan konstalasi politik di PDIP menyebabkan komunikasi politik pihak lain terpusat pada Partai Gerindra.
"Kami masih menunggu keputusan dari DPP terkait Pilkada Minahasa. Kami pastikan kepada siapapun dukungan diberikan pasti akan didukung sepenuhnya oleh pengurus, kader, dan simpatisan Partai Gerindra di Minahasa," tuturnya.
Bakal calon yang diinformasikan paling intensif melakukan komunikasi dengan Partai Gerindra adalah JAK. Dia telah mendapat dukungan dari Partai Demokrat yang hanya memiliki lima kursi di DPRD Minahasa. Harapan terbesarnya adalah dukungan dari Partai Gerindra yang memiliki lima kursi untuk memenuhi syarat minimal tujuh kursi partai gabungan.
Jalan untuk melengkapi tujuh kursi sebagai syarat dukungan gabungan partai dari Partai Hanura dan PKPI yang masing-masing memiliki satu kursi di DPRD Minahasa sulit dicapai. PKPI diinformasikan akan bersama PDIP karena keduanya berada dalam satu fraksi di DPRD Minahasa. (lucky kawengian)



































