Kutukan Ketua DPC PDIP Minahasa Masih Berlanjut


Tondano, ME

Tidak terakomodirnya Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Minahasa, Jantje W Sajow (JWS) sebagai calon bupati dari parpol yang dipimpinnya membuat "Kutukan" Ketua DPC PDIP Minahasa seolah berlanjut. Belum pernah ada Ketua DPC PDIP Minahasa yang diusung sebagai calon bupati.

Pengamat politik di Sulut, Lefrand Sondakh saat diwawancarai manadoexpress.co, Sabtu (6/1/2018) mengatakan sistem Pilkada langsung mulai diterapkan di Indonesia sejak 2005. Tahapan pilkada langsung pertama kali dilaksanakan di Minahasa pada 2008.

Saat itu Pilkada Minahasa 2008 dimenangkan pasangan Stefanus Vreeke Runtu dan JWS yang diusung Partai Golkar. Sedangkan PDIP Minahasa yang diketuai Janes Parengkuan saat itu mengusung pasangan Roy Oktavian Roring (ROR) - Steven Kandouw.

Selanjutnya pada Pilkada Minahasa 2013, PDIP Minahasa yang masih diketuai Janes Parengkuan mengusung pasangan JWS - Ivan Sarundajang yang menjadi pemenang.

"Sekarang adalah Pilkada Minahasa ketiga setelah pemberlakuan sistem pemilihan langsung dan kembali Ketua DPC PDIP tidak diusung parpol yang dipimpinnya. JWS sepertinya masih mendapat "kutukan" Ketua DPC PDIP Minahasa," ujarnya.

Ditanya konsekuensi dari langkah DPP PDIP yang mengusung pasangan ROR - Robby Dondokambey dalam Pilkada Minahasa 2018, Sondakh mengatakan langkah ini memiliki resiko yang besar. Menurutnya secara hitungan sederhana, semua pihak pasti akan menjagokan JWS sebagai calon bupati dari PDIP karena dia adalah Bupati Minahasa aktif dan Ketua DPC PDIP Minahasa.

"Dalam politik segala sesuatu bergerak dinamis dan banyak faktor yang ikut mempengaruhi setiap pengambilan keputusan. Dalam hal ini kita belum bisa mengetahui dasar pengambilan keputusan dari DPP PDIP yang mengabaikan JWS dan lebih memilih pasangan ROR - RD," ujarnya.

Sondakh menyebut keputusan yang menghebohkan ini pasti telah melalui kajian mendalam. Bukan hanya kajian dan hitung-hitungan strategi berdasarkan perasaan, namun melalui kajian ilmiah seperti survei. 

Sebelumnya beberapa pengurus PDIP di Minahasa menyebut DPP PDIP telah mensahkan SK pasangan calon dalam Pilkada Minahasa 2018 pada ROR-RD. Bahkan JWS melalui akun media sosial Facebook miliknya yaitu Mener Sajow memposting ucapan terima kasih dan selamat atas penetapan pasangan ROR - RD oleh PDIP. Dia bahkan menulis akan mengajukan surat pengunduran diri dari Ketua DPC PDIP Minahasa pada Senin (8/1/2018) mendatang. Namun postingan tersebut dihapus beberapa menit kemudian. (lucky kawengian)



Sponsors

Sponsors