Bupati Safari Natal Di Kecamatan Sulta
Sulta, ME
Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan safari Natal di Kecamatan Sulta, Rabu (13/12). Safari Natal dipusatkan di GMIM Sion Suluun. Ikut mendampingi bupati, Dandim Minahasa Letkol Inf Nixon Purnama, Wakapolres Minsel Prevly Tampanguma, dan Camat Sulta Veky Rondonuwu.
Mengawali sambutannya, Tetty sapaan familiar bupati mengatakan gema Natal telah berkumandang, lagu-lagu pujian terdengar dari seluruh penjuru dunia menyambut kelahiran sang Juru Selamat dunia Yesus Kristus.
"Melalui momentum yang mulai ini, kembali Tuhan menyapa kita umat-Nya untuk merayakan Natal dalam nuansa kedamaian, kebersamaan dan kerukunan. Marilah kita mengucap syukur sambil melantunkan kusut Natal dan doa, sambil merenungkan, betapa besar kasih dan kemurahan yang Tuhan nyatakan dalam kehidupan kita," kata Tetty.
Menurut dia suatu hal yang pasti, kelahiran Yesus Kristus merupakan wujud karya kasih Allah bagi kita manusia untuk mendamaikan manusia dengan Allah, sehingga kita diberikan anugerah pengampunan dari dosa.
"Sebagaimana firman Tuhan dalam Yohanes 3 ayat 16 yang berbunyi, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anaknya yang tunggu, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal," terangnya.
Selanjutnya dalam merayakan Natal kali ini dia mengharapkan kepada masyarakat Minsel untuk menghayati Natal sebagai momentum untuk meneladani hidup Kristus dengan perubahan dan pembaharuan perilaku yang positif, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas kehidupan iman percaya yang tercermin dan bermuara pada pola hidup yang saling mengasihi, mengingatkan dan mendorong untuk melakukan hal-hal yang berkenan di hadapan Tuhan Yesus Kristus.
Sehingga pada gilirannya terbangun suatu kehidupan masyarakat yang mengedepankan kebersamaan, rasa kekeluargaan, dan persaudaraan serta hidup rukun dan damai.
"Selaras denga itu pula, sudah selayaknya kita mengevaluasi pikiran, perkataan dan perbuatan yang selama ini kita lakukan, kita undang sang Juru Selamat Yesus Kristus sebagai pelita bagi hidup kita, sehingga kita mampu menjadi pribadi kristen yang senantiasa menjadi teladan bagi banyak orang melaui perkataan tingkah laku yang bercermin dari kemurnian kasih dari Tuhan kita Yesus Kristus," jelasnya. (jerry sumarauw)



































