Lumentut Terima Mesin Nomor Antrian Dari SIPS Projet, Cida KPK


Manado, ME

Walikota Manado, Dr. Ir. G. S. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, didampingi Sekda, Ir. Maynard Haefrey Frayer, Jumat 26 Juli 2013, menerima alat nomor antrian dari Support to Indonesia's Island of Integrity Program for Sulawesi (SIPS) Project, Cida-KPK.

 

SIPS adalah project kerja sama antara Canadian International Development Agency (CIDA) dengan KPK, pelaksanaannya dikelola oleh Cowater International Inc; merupakan program bantuan hibah yang dibagi dalam 3 kelompok kegiatan, yaitu 75 % untuk kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah daerah, 15 % untuk membangun kapasitas KPK, 10 % untuk mendokumentasikan dan menyebarluaskan informasi.

 

Alat/mesin nomor antrian diserahkan kepada Walikota oleh SIPS Officer Project, Bambang Ponco. Mesin nomor antrian usai diterima Walikota diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk memperlancar pelayanan.

 

Walikota dalam sambutannya menyampaikan agar alat atau mesin nomor antrian dapat memperlancar pelayanan. "Dengan sistem yang baru ini hendaknya keluhan dari masyarakat semakin berkurang," harap Walikota.

 

Juga disampaikan oleh Walikota bahwa alat secanggih apa pun tetap ada gangguan jika SDM yang mengoperasikannya tidak profesional. Diharapkannya agar alat yang baru diterima dapat digunakan dengan baik. "Layani masyarakat secara profesional dan santun," pesan Walikota.

 

Juga dipesankan oleh Walikota agar alat nomor antrian dapat meningkatkan opini WDP ke WTP. Teknologi nomor antrian yang diserahkan oleh SIPS CIDA-KPK memiliki 7 loket . Nomor 1 - 2 merupakan loket informasi, nomor 3 - 4 merupakan loket pendaftaran penduduk, loket 5 - 7 merupakan loket pencatatan akte kelahiran, perkawinan, kematiaan dan perceraian.(tim-me)

 

Foto : Serah terima mesin nomor antrian proyek SIPS Cida KPK oleh Officer Project SIPS kepada Walikota.(Ist)



Sponsors

Sponsors