Alfamart dan Indomaret Wajib Jual Beras Lokal


Tondano, ME

Toko ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret wajib menjual produk lokal khususnya beras. Hal ini dilakukan untuk menjaga harga beras lokal di pasaran. Asisten Bidang Perekonomian Pemkab Minahasa, Wilford Siagian menuturkan permainan harga beras sangat merugikan masyarakat Minahasa. Apalagi, masih banyak berprofesi sebagai petani padi. Ia menjelaskan, permainan harga memang agak sulit dimonitor.

Menurutnya, ada sekira 10 titik distribusi dari petani hingga pengecer. “Kita agak sulit untuk memonitor hal ini. Namun, kita sedang berupaya untuk mengimbau seluruh pasar modern atau ritel waralaba yang beroperasi di Minahasa agar menjual produk lokal, termasuk beras,” ujar Siagian.

Pemegang gelar doktor ini menjelaskan, dengan memasukan produk lokal ke pasar modern, termasuk waralaba Indomaret, Alfamart dan sejenisnya, mata rantai mafia beras akan diputus. “Tujuannya, para petani dapat menjual hasil pertanian dengan harga sepadan. Dan ketika dijual ke masyarakat tidak akan membebani konsumen,” sebutnya. Selain itu, lanjut Siagian, ia juga sementara membentuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Gapoktan ini, berfungsi membeli hasil pertanian dari petani lokasi. “Mereka akan membeli hasil pertanian dengan jumlah besar. Dan akan menjual kembali dengan selisih harga kecil, sehingga tidak menaikkan harga secara signifikan,” jelasnya.

Dengan begitu, sambungnya, pemilik-pemilik toko ritel pasar modern juga akan mencari produk lokal dan dipasarkan. “Kita akan mengemas dan meminta mereka (ritel modern) untuk memasarkan. Karena janji mereka sebelum mengurus ijin adalah memajukan potensi dan ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, kita akan menagih janjinya dengan cara ini. Juga untuk menekan harga komoditi pangan agar tidak dimainkan mafia,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Wenny Talumewo mengakui, masih banyaknya titik persinggahan sebelum beras lokal sampai ke pengecer. “Karenanya, Gapoktan ini berfungsi untuk memperpendek alur distribusi beras dari petani sampai pengecer,” sebutnya. 

Ia pun menjelaskan, untuk pasokan beras yang masuk ke Minahasa itu berasal dari beberapa daerah. Misalnya dari Kotamobagu dan Sulawesi Tengah. “Sedangkan beras lokal dari Minahasa biasanya dipasarkan selain di daerah sendiri juga sampai di Manado, Bitung dan Minahasa Utara,” tukas mantan Kadis Kehutanan ini. (lucky kawengian)

 



Sponsors

Sponsors