Foto: Politon saat membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.
Bidan Kota Tomohon Ditempa Soal Penyelamatan Ibu dan Bayi
Tomohon, ME
Bidan-bidan se-Kota Tomohon, baik yang bertugas di Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta lainnya, ditempa soal penanganan kasus komplikasi kehamilan serta penyelamatan ibu dan bayi. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) di Hotel Leos Kelurahan Paslaten Satu, Kamis (7/9).
Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Asisten Umum, Novi Politon SE menjelaskan, ketidakberhasilan menangani kasus kedaruratan obstetri (kebidanan), umumnya disebabkan oleh kegagalan mengenal resiko kehamilan. Juga keterlambatan rujukan, kurangnya sarana yang memadai untuk perawatan ibu hamil dengan resiko tinggi. Pengetahuan tenaga medis, paramedis dan penderita terbatas dalam mengenal kehamilan resiko tinggi secara dini.
"Untuk itu, bidan selaku tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan penanganan keadaan gawat darurat obstetri neonatal tertentu untuk penyelamatan ibu dan bayi. Selain itu, bisa melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih berkompeten bila sudah tidak dapat ditangani di Puskesmas atau Pustu (puskesmas pembantu)," ungkap Politon.
Katanya, aspek dasar terpenting dan saling terkait dalam asuhan persalinan yang bersih serta aman. Di antaranya membuat keputusan klinik, asuhan sayang ibu dan bayi, pencegahan infeksi. Bahkan asuhan persalinan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan.
Sementara, Kepala Dinkes, dr Deesje Liuw MBiomed menuturkann, tujuan kegiatan ini untuk mendeteksi secara dini resiko tinggi pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Selain itu, untuk penanganan rujukan, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini faktor resiko pada ibu hamil, nifas dan bayi baru lahir. Juga melakukan rujukan pasien beresiko tinggi ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih lengkap.
Diketahui, selaku narasumber, yakni dari unsur Pemkot Tomohon, Dinkes Provinsi Sulut dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Kegiatan dihadiri para tenaga kesehatan dari Puskesmas, rumah sakit, klinik swasta serta organisasi profesi yang ada di Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



































