Sambangi Disdukcapil Tomohon, Korps Baju Pink Suport TIO Emas


Tomohon, ME

Korps Baju Pink Kota Tomohon menyambangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sejuk, Selasa (5/9). Adapun, kunjungan isteri-isteri prajurit Kepolisian Resort (Polres) ini untuk menelisik proses penerbitan akta lahir, sekaligus memberikan support pada program besutan Kepala Disdukcapil Tomohon, Ir Royke Roeroe, yakni TIO (tri in one) Emas.

Ketua Bhayangkari Polres Tomohon, Dewi Palguna menuturkan, pihaknya turun langsung untuk mencari tahu tentang pelaksanaan tahapan penerbitan akta kelahiran. Dimulai dari pemasukan berkas, pencetakan hingga penyerahan dokumen.

"Kegiatan ini merupakan program dari Polri untuk memasyarakatkan Bhayangkari. Kita datang untuk melihat situasi masyarakat sekalian membantu dalam pembuatan akta kelahiran," ungkap Dewi kepada manadoexpress.co.

Ditambahnya, aksi ini berkaitan dengan hari ulang tahun Gerak Kesatuan Bhayangkari. Pihaknya mendapat tugas dari Ketua Bhayangkari Polda Sulut yang sasarannya membuatkan akta kelahiran gratis.

"Hal ini berlaku bagi masyarakat umum maupun anak-anak di lingkungan Polri. Kita ditargetkan harus mencapai 20 anak, khusus di lingkungan Polres Tomohon," jelas Dewi yang juga isteri dari Wakapolres Kompol Dewa Made Palguna SIK.

Melalui terobosan ini ia berharap, keberadaan Bhayangkari kian bisa diterima masyarakat. Kata dia, Polisi saat ini sudah bermasyarakat. "Selaku isteri Polri, kita dituntut harus bergabung, bahkan lebih bermasyarakat lagi," tandasnya.

Menanggapi gebrakan para isteri penegak hukum ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Kepala Disdukcapil, Roeroe menyampaikan apresiasi tinggi. Pihaknya sangat mendukung Polda Sulut dan Polres Tomohon yang peduli dengan kepemilikan dokumen kependudukan bagi anak-anak usia 0-18 tahun.

"Giat Bhayangkari ini luar biasa dan surprise bagi Pemkot Tomohon. Polri melalui Bhayangkari hadir membantu menerbitkan akta lahir bagi anak-anak yang belum punya dokumen kelahiran. Apalagi saat ini kita sedang menerapkan program TIO Emas," tutur Roeroe.

Menurutnya, Kementerian, Dirjed Dukcapil telah mendorog banyak pihak untuk membangun kemitraan. Diakui Roeroe, pihaknya selalu membuka diri bagi pihak-pihak yang ingin menyukseskan program nasional. Tentu soal bagaimana menghadirkan negara dan pemerintah yang melayani serta melindungi hak-hak sipil.

Diketahui, TIO Emas adalah pelayanan yang terintegrasi. TIO Emas, yakni tiga pelayanan dalam satu kejadian lahir. Seorang anak berhak mendapat akta lahir, KK (kartu keluarga) baru dan KIA (kartu identitas anak) dalam satu kali kepengurusan. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors