Foto: Lurah bersama isteri dan Wawali SAS, pemasangan lilin HUT, perangkat, ibu-ibu Pengurus PKK serta masyarakat Kelurahan Kolongan 1.
9 Tahun Berdikari, Kelurahan Kolongan 1 Dukung Cetusan Presiden Jokowi
Tomohon, ME
Kelurahan Kolongan Satu Kecamatan Tomohon Tengah kian berdikari, usai dimekarkan dari Kolongan pada 9 tahun lalu, yakni 29 Agustus 2008. Puncak peringatan hari ulang tahun (HUT)-nya yang ke-9 ini, seluruh perangkat kelurahan digerakan untuk mengekspresikan buaya Minahasa dengan memakai pakaian Maengket, Selasa (29/8).
Lurah Kolongan Satu, Yunaidy Pijoh SH menuturkan, hal ini sengaja digagasnya untuk melestarikan kebudayaan kebudayaan, salah satunya pakaian adat. Momentum HUT kali ini diselebrasikan bersamaan dengan peringatan Proklamasi RI ke-72 tahun.
"Kelurahan Kolongan Satu merupakan pertemuan dari masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang suku, budaya dan agama. Untuk itu, kami meminta, seluruh perangkat kelurahan bersama istri masing-masing harus mengenakan pakaian adat," ungkap Pijoh.
Dikatakannya, terobosan ini juga untuk mendukung cetusan Presiden Joko Widodo soal mengenakan baju adat di acara-acara pemerintahan. Hal ini pun telah diperagakan Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang memakai baju Kabasaran ketika mengikuti Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, Bandung, Sabtu (26/8).
Selaku pemerintah kelurahan, Pijoh pun mengimbau seluruh anggota masyarakatnya, hendaklah menjaga kebersamaan di tengah keberagaman agama, suku dan budaya. Ciptakan persatuan dan kesatuan yang solid demi menyukseskan program Pemerintah Kota Tomohon. Sehingga predikat Tomohon sebagai Kota Kerukunan dapat diwujudnyatakan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Diketahui, perayaan HUT ini diawali dengan ibadah syukur dipimpin Pastor Petrus Tinangon Pr. Dihadiri Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan, Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK Asisten Umum Novi Politon SE, Camat Tomohon Tengah Syerly Bororing, Camat Tomohon Selatan, Ronald Kalesaran beserta seluruh masyarakat Kolongan Satu. (hendra mokorowu)



































