Tesis 2 Mahasiswa PPsT UKIT Kontribusikan Pemikiran untuk Sinode


Tomohon, ME

Dua mahasiswa Program Pascasarjana Teologi (PPsT) Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menyodorkan hasil penelitiannya ke hadapan dewan penguji dalam ujian tesis, Rabu (23/8). Mereka, Favour (Eva) Flowersian Maabuat dari jemaat Sinode GMIBM (Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow) dan Abraham Lintong yang merupakan warga GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa).

Direktur PPsT UKIT Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GMIM, Pdt Dr Jonely HCh Lintong MTeol menyebut, ujian tesis magister teologi ini merupakan suatu proses yang dimulai dari tahap seminar. Kedua mahasiswa peserta ujian ini pun telah melakukan tahapan itu dan berhasil menyusun penelitiannya dalam tesis.

"Eva, mahasiswa dari GMIBM melakukan penelitian di bidang ministry atau pelayanan pendeta. Tentu, tesisnya itu bisa menjadi sumbangan pemikiran dalam pelayanan di jemaat GMIBM," tutur Lintong di sela-sela ujian.

Sedangkan Abraham lanjutnya, meneliti soal kode etik Pendeta GMIM yang sudah dibukukan, dari perspektif etika kristen. Mahasiswa ini menganalisisnya dari pendekatan etika, baik proses penyusunan kode etik maupun isinya.

"Hasil penelitiannya bisa memberikan kontribusi opini untuk kemudian bisa dilakukan perbaikan-perbaikan terhadap isi buku kode etik tersebut," sebut Lintong kepada manadoexpress.co di Fakultas Teologi Kampus Bersinar, Kakaskasen, Tomohon Utara.

Kedua peserta ujian tesis tersebut, akhirnya dinyatakan lulus dan berhak mendapat gelar Magister Teologi. Terpantau, selain ujian tesis, ada juga satu mahasiswa, Maria Juliana Budiman yang baru masuk tahapan pertama, yaitu seminar outline magister teologi.

Diketahui, tampil selaku dewan penguji, yakni Pdt Dr Lientje Kaunang ThM, Dr Ivan RB Kaunang SS MHum, Pdt Dr Johan Nicolaas Gara STh MA, Pdt Vera Loupatty DTh, Pdt Marthin Supit ThM dan Pdt Dr Richard AD Siwu MA STM PhD yang juga Rektor UKIT. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors