Camat Diminta Bantu Penagihan Pajak Bumi dan Bangunan


Tondano

Bupati Minahasa, Jantje WSajow (JWS) menegaskan seluruh camat agar menggenjot sektor PAD, khususnya PBB-P2. Menurutnya camat harus menggenjot PAD karena dengan tercapainya target PBB, bisa menopang dana bagi hasil retribusi daerah

Orang nomor satu di Minahasa ini memperingatkan 25 camat agar proaktif dalam melakukan penagihan PBB.

“Camat harus turun dan cek agar PBB bisa dilunasi hingga waktu yang ditentukan. Jangan sampai, pembayaran PBB terganjal dan terlambat karena camat yang tidak proaktif. Saya memberikan apresiasi positif kecamatan yang sudah lunas PBB-P2.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) untuk target PAD tahun 2017 sebesar Rp 24,5 miliar.

“Sampai Juni tahun ini, kita sudah mencapai 49 persen untuk realisasi PAD. Target kita sampai triwulan dua di angka 40 persen sudah terpenuhi,” ujar Kepala BP2RD (sebelumnya Dipenda, red) Jan Luntungan melalui Sekretaris Denny Waworuntu kepada koran ini, kemarin.

Ia pun membeberkan, dari semua jenis pajak, memang untuk PBB-P2 masih sangat minim. “Dari semua jenis pajak, yang paling mencolok adalah PBB-P2,” kata Waworuntu. Namun, lanjutnya, angka ini memang belum akan menanjak secara signifikan.

“Pasalnya, deadline untuk PBB-P2 itu akhir Oktober. Jadi belum bisa ada pergerakan secara signifikan,” katanya. Tapi, lanjut Waworuntu, jangan sampai nanti tunggu deadline baru dilunaskan. “Memang deadline nanti Oktober, tapi jika sudah bisa dibayarkan lebih bagus,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembayaran PBB tingkat kecamatan, lanjut Waworuntu, dari 25 kecamatan baru satu kecamatan yang lunas. “Berdasarkan data yang kita miliki, dari 25 kecamatan baru Kecamatan Kakas yang sudah lunas. Ini harus diapresiasi,” bebernya. “Untuk kecamatan lain masih proses, namun diimbau agar mengikuti Kecamatan Kakas yang sudah lunas,” kuncinya. (lucky kawengian)



Sponsors

Sponsors