Foto: Saat pengibaran bendera Merah Putih di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, inset Gabriel Rapar.
Paskibra Asal SMANSA Tomohon Suskes Kibarkan Merah Putih
Tomohon, ME
Salah satu anggota Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera) Kota Sejuk yang berasal dari Sekolah Menengah Atas Negeri Satu (SMANSA) Tomohon, Gabriel Rapar berhasil mengibarkan sang Merah Putih di Upacara Peringatan HUT RI ke-72, Kamis (17/8). Hal tersebut dibuktikan Rapar, setelah suskses membentangkan bendera dengan posisi benar di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon.
Atas kerja keras, cerdas dan tuntas yang dilakoninya ini, akhirnya Paskibra Kota Tangguh mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemeirntah Kota (Pemkot) Tomohon. Di antaranya, Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak (JFE) dan Wakil Wali (Wawali) Kota Syerly Adelyn Sompotan.
"Kami meberikan apresiasi kepada Paskibra yang terbentuk dari berbagai keterwakilan SMU/SMK di Kota Tomohon. Tentu bersama para pembimbing yang senantiasa berusaha, bekerja keras untuk menyukseskan pengibaran Merah Putih sampai proses penurunan bendera," ujar Wawali Sompotan melalui rilis Humas Protokol Setda Kota Tomohon.
Kepala SMANSA, Dra Menytha Tambengi MM saat dihubungi manadoexpress.co menuturkan, pihaknya sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan anak didiknya. Kata dia, menuntaskan tugas berat sebagai pembentang bendera tidaklah mudah. Namun, Rapar yang merupakan siswa kelas XII di Sekolah Rujukan ini, telah mampu mengharumkan nama SMANSA.
"Mendapat tugas sebagai pengibar bendera Merah Putih di upacara kemerdekaan RI saja, merupakan suatu kehormatan. Apalagi ketika sukses menjalankan tugas mulia itu, sudah pasti membanggakan sekolah terutama orangtuanya sendiri," ungkap Tambengi melalui pesan singkatnya.
Sementara, Rapar sendiri mengakui, walau sudah menjalani latihan intens, tapi di saat pelaksanaannya, ia dihantui kekuatiran akibat demam panggung yang dirasa. Tutur siswa SMANSA yang bercita-cita masuk di Akademi Kepolisian ini, dirinya sempat cemas, kalau posisi bendera terbalik atau lepas pada saat dibentangkan.
"Awalnya saya gugup. Namun, ketika terdengar suara Komandan Paskibra, perasaan buruk itu sirna, berganti semangat seiring bunyi derap langkah tegap seluruh pasukan. Saya mulai tenang. Ketika di depan tiang bendera, saat menarik sang merah putih, terbayang wajah instruktur. Puji Tuhan, saya akhirnya suskes melaksanakan tugas," aku Rapar yang juga putra dari Aiptu Heski Rapar dan Daisye Pusungunaung SE ME.
Diketahui, saat pengibaran Merah Putih tersebut disaksikan Walikota JFE, Kapolres Tomohon, AKBP IK Agus Kusmayadi SIK, Kajari Tomohon, M Noor SH MH, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh, para pejabat di Pemkot Tomohon dan seluruh peserta upacara lainnya. (hendra mokorowu)



































