Warga Keluhkan Pengerjaan Jalan Penghubung Desa Kaneyan
Tidak Dilengkapi Papan Proyek
Tareran, ME
Proyek pengaspalan jalan menuju Desa Kaneyan Kecamatan Tareran saat ini sedang dikerjakan pihak kontraktor. Tapi sangat disayangkan pengerjaan proyek tersebut tidak dipasang papan proyek, padahal hal tersebut sangat penting agar masyarakat bisa memantau.
"Seharusnya pekerjaan jalan ini dipasang papan proyek. Berapa lama proses pegerjaan dan berapa nilai anggaran yang digunakan kami tidak tahu," ujar salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.
Ia menjelaskan, sesuai aturan setiap pengerjaan proyek harus dipasang papan proyek. Hal itu dilakukan agar ada transparansi dalam pengerjaan proyek. Sebab, dalam papan proyek berisi informasi seputar proyek tersebut.
Diantaranya berapa meter yang akan dibangun, kemudian besaran anggarannya, lalu dana itu berasal dari mana. Selanjutnya siapa pelaksana dari proyek itu ditulis. Jika sudah begitu, maka masyarakat mudah memantau pengerjaan proyek.
"Kalau seperti ini bagaimana kita bisa memantau. Sampai dimana yang akan dikerjakan kami tidak tahu. Terus siapa kontraktor pelaksana juga tidak jelas karena tidak ada papan nama,” ucapnya.
Sementara itu Camat Tareran Franck W A Podung SE, saat dimintai keterangan terkait masalah ini mengatakan proyek jalan tersebut memang sementara dikerjakan namun dia tidak tahu kalau dilokasi tersebut belum dipasang papan proyek.
"Sebaiknya sebelum proyek dilaksanakan, harus ada papan proyek. Masyarakat juga perlu tahu," ujarnya kepada Manado Express saat memberi keterangan, Kamis (25/07).
Selanjutnya ia mengatakan hingga hari ini kepala desa maupun pihak kontraktor belum pernah melapor dikecamatan. "Nanti saya akan berkoodinasi dengan dinas terkait mengenai masalah ini," tuturnya. (Jerry Sumarauw)
Foto : Alat yang digunakan dalam pengerjaan jalan penghubung Desa Kaneyan.



































