Foto: Bupati Gaghana dan Danrem Simanjuntak saat diwawancarai.
Cegah Teroris, Pemda Sangihe dan TNI Jaga Keutuhan NKRI
Tahuna, ME
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sangihe terus berupaya melakukan yang terbaik untuk mencegah masuknya ISIS dari Filipina ke Indonesia. Demikian Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes E Gaghana SE ME bersama Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Sabar Simanjuntak SIP MSc saat diwawancarai sejumlah media, Selasa (15/8).
Gaghana mengungkapkan, pihaknya berupaya mempererat serta berkomitmen kita menjaga keutuhan NKRI seabagai harga mati di wilayah perbatasan. Dilaporkannya, selaku Pemda, pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi. Termasuk kegiatan-kegiatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat soal kemampuan menjaga wilayah perbatasan.
"Ini menjadi komitmen kita semua. Ada 3 wilayah di daerah perbatasan yang menjadi pusat perhatian pemerintah, yakni Kecamatan Kepulauan Marore, Kecamatan Nusa Tabukan dan Kecamatan Kendahe," ungkap Gaghana usai upacara pembukaan operasi territorial TNI.
Sementara, Simanjuntak mengatakan terkait operasi territorial TNI, khusus dilaksanakan di pulau terluar berbatasan langsung dengan Filiphina. Katanya, Kota Marawai sudah dikuasai dan diduduki oleh kelompok ISIS. Diperkirakannya, pulau-pulau terdekat dan terluar kepulauan Sangihe dan Talaud akan menjadi sasaran pelarian ISIS.
"Untuk itu, operasi teritorial ini telah di perintahkan Panglima TNI dan Pangdam XIII Merdeka. Diprioritaskan di daerah rawan yang kemungkinan ada pelolosan dari ISIS maupun kelompok radikal lainya," kata Simanjuntak di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sangihe. (christian abdul)Tahuna



































