Foto: Eman didampingi Wawali Sompotan dan Sekda Lolowang saat menghadiri Festival Geothermal 2017.
Eman: Festival Geothermal Setiap Tahun Alami Progres Besar
Tomohon,ME
Pelaksanaan Festival Geothermal setiap tahun mengalami progress yang besar. Ini hasil evaluasi dari kegiatan yang dilaksanakan di tepi Danau Linow dan program kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dengan PGE Lahendong dan UGM. Demikian Wali Kota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan dan Sekretaris Daerah Ir Harold V Lolowang MSc saat menghadiri Festival Geothermal 2017, Kamism (3/8).
Adapunj iven ini diinisiasi Pemkot Tomohon, Pertamina Geothermal Energy Lahendong dan KKN Mahasiswa UGM tahun 2017. Dalam sambutannya Eman mengatakan, pelaksanaan Festival Geothermal 2017 untuk ke-3 kalinya dihelat di Tomohon.
"Kesempatan ini pula kita boleh menyaksikan Geothermal Education Centre yang telah dibangun oleh PGE Lahendong. Tempat ini sebagai sarana informasi mengenai panas bumi yang bergandengan dengan pendidikan. Panas bumi juga memiliki dampak positif untuk menopang kebutuhan masyarakat luas, khususnya di daerah Sulut dengan pasokan listrik sebesar 60 persen," kata Eman.
Lanjutnya, Pendidikan Geothermal juga memberikan pemahaman tentang panas bumi. Dimana saat ini, program Mobil Listrik yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini nantinya dapat membantu perekonomian karena bahan bakunya ada di sini.
Selanjutnya akan diresmikan Taman Wisata Geothermal lewat bantuan CSR PGE. Ini akan menjadi lokasi baru yang menambah minat wisatawan untuk datang berkunjung. Tentu hal ini akan menambah Pendapatan Asli Daerah Kota Tomohon. Energi panas bumi termasuk energi yang bersih dan terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik, secara langsung digunakan oleh daerah penghasil.
"Jadilah momentum festival ini sebagai wadah untuk kita menambah pengetahuan tentang panas bumi. Marilah kita bangun dan tingkatkan peran aktif dalam mengelola, memelihara panas bumi sebagai warisan alam yang di kelola dengan mengedepankan lingkungan," jelas Eman sembari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut dan UGM serta pihak lainnya yang menunjang acara tersebut.
Mewakili Pemprov Sulut, Staff Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra Linda Wantania MSi mengatakan, agenda yang dilaksanakan ini menjadi kabar baik bagi pengembangan wisata panas bumi di Indonesia. Terlebih khusus di Sulut yang memang sedang gencar-gencarnya menggenjot pembangunan pariwisata daerah lewat berbagi sektor. Utamanya membuka destinasi-destinasi wisata baru yang potensial.
Selanjutnya, Perwakilan Pusat Penelitian Panas Bumi UGM, Indra Permana menuturkan, salah satu mimpi Fakultas Teknik UGM adalah untuk ambil bagian dalam menyinergikan seluruh komponen penting di Sulut. Meliputi pemerintah daerah, pelaku industri energy dan pariwisata, institusi pendidikan baik perguruan tinggi maupun menengah serta masyarakat lokal. Semuanya untuk menjadi sebuah entitas yang sadar dan mendukung kegiatan pengembangan panas bumi yang terpadu dan komprehensif.
Dalam festival ini diadakan penandatangan nota kesepahaman antara Pemkot Tomohon dan PGE. Kemudian penandatangan prasasti dan diadakan lomba tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Tampak hadir Dirut PGE, Irfan Zainudin, GM PGE Lahendong, Salfius Patengkey, Kapolres Tomohon AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK, Mewakili Pangdam XIII Merdeka, Letkol Armed Agus S, Pemimpin BNI Wilayah Manado, Eko Setiawan, Kepala Dinas Perdagangan Minahasa, Maudy Lontaan SSos, jajaran Pemkot Tomohon dan Mahasiswa KKN UGM. (hendra mokorowu)



































