Responi Program Jokowi, Tomohon Bentuk Gugus Tugas Revolusi Mental


Tomohon, ME

Meresponi program RI-1, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah kabupaten/kota sudah seharusnya membentuk gugus tugas gerakan nasional revolusi mental. Demikian pula Kota Tomohon. Hal ini dikatakan Sekretaris Kota Tomohon, Ir Harold V Lolowang saat membuka kegiatan sosialisasi gerakan revolusi mental di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (25/7).

Lolowang menjelaskan gerakan nasional revolusi mental tertuang dalam Inpres Nomor 12 Tahun 2016 yang bertujuan untuk memperbaiki dan membangun karakter bangsa Indonesia. Melakukan revolusi mental dengan mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong, untuk membangun budaya bangsa yang bermanfaat, modern, maju, makmur serta sejahtera berdasarkan Pancasila. Dalam pembentukan gugus tugas tersebut, pemerintah kabupaten/kota akan melibatkan perangkat daerah, pengusaha, sipil dan organisasi masyarakat. Secara khusus akan menggerakan, melakukan aksi kongkrit, memonitor, mengevaluasi dan mengembangkan revolusi mental.

"Saya berharap pembentukan gugus tugas revolusi mental Kota Tomohon dapat menjaga dan menjawab apa yang telah dipercayakan. Terutama dalam upaya menyukseskan gerakan ini, sehingga harapan kita bersama dan apa yang menjadi cita-cita luhur akan terwujud," ujar Lolowang mewakili Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak.

Sebelumnya, Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon, Toar Pandeirot SPd MM melaporkan, giat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menyeluruh tentang gerakan nasional revolusi mental kepada semua unsure terkait. Dimana untuk menyamakan persepsi, pandangan dan pemahaman tentang gerakan nasional revolusi mental. Sehingga dapat mempercepat internalisasi nilai-nilai revolusi mental, yakni integritas, etos kerja dan gotong royong. Selain itu bertujuan untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat.

Selaku narasumber, yakni Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dr Pamuji Lestari bersama Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Direktorat Jenderal Kesbangpol, Kementerian Dalam Negeri, Dr Prabawa Eka Soesanto SSos MSi. Sebagai peserta, yaitu para tokoh masyarakat, LSM, unsur perguruan tinggi, kepala sekolah, media, netizen, tokoh lingkungan hidup, tokoh agama serta unsur perbankan.

Sosialisasi ini dihadiri Ketua DPRD Ir Miky Wenur, Ketua PN Tondano, Julien Mamahit SH MH, Anggota DPRD Ladys Turang SE, utusan Kapolres Tomohon, Kompol Meiske Ering, mewakili Jaksa Fungsional Mariska Kandouw SH MH dan jajaran Pemkot Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors