Pemkab Sangihe Seriusi Masalah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak


Tahuna, ME

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe seriusi permasalahan kekerasan yang terjadi kepada perempuan dan anak. Demikian Pelaksana Tugas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dra Viva Masoa kepada manadoexpress.co, Senin (24/7).

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak sering terjadi di wilayah Sangihe. Hal ini perlu disikapi secara serius. Untuk itu, diperlukan berbagai langkah antisipasi agar kekerasan yang terjadi akan ada penanganannya," ungkap Masoa di ruang kerjanya.

Berdasarkan data yang disampaikannya, kekerasan fisik ataupun seksual terhadap perempuan dan anak periode Januari-Juli 2017 telah menimbulkan korban sebanyak 91 orang. Jumlah yang tak sedikit ini sudah mencakup klasifikasi umur, yakni usia 0-17, 18-24 dan 25 tahun ke atas.

Bukan hanya di Indonesia, persoalan ini kata dia, sudah menjadi trending topik di seluruh penjuru dunia. "Kami sangat berharap, seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, hendaknya berperan aktif untuk mengantisipasi masalah ini," tandasnya. (christian abdul)



Sponsors

Sponsors