Foto: Saat berfoto bersama.
DPD-RI Seminarkan Uji Sahih RUU Ketahanan Keluarga di Tomohon
Tomohon, ME
Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI menyeminarkan soal uji sahih rancangan undang-undang (RUU) tentang ketahanan keluarga di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (18/7). Sebelumnya, Rombongan yang terdiri 11 Senator dari sejumlah daerah di Indonesia ini mengadakan kunjungan kerja di Pasar Beriman Tomohon yang terkenal dengan pasar ekstrimnya.
Mengawali seminar, Ir Stefanus BAN Liow selaku anggota Komite III DPD-RI memperkenalkan para senator yang hadir dan menjelaskan tujuan dari kunjungan tersebut. Wakil Ketua Komite III DPD-RI, Pdt Carles Simaremare STh MSi memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tomohon atas penyambutan yang baik. Kata dia, uji sahih RUU tentang ketahanan keluarga merupakan RUU inisiatif dari DPD.
Dijelaskannya, saat ini keluarga dinilai belum bisa menjalankan fungsi dengan baik. Sehingga berdampak pada ketahanan keluarga yang berujung pada perceraian. Hal inilah yang mendorong pihaknya untuk menyusun RUU tersebut. "Melalui seminar ini, diharapkan dapat memberikan pandangan dan kritik konstruktif dalam RUU yang sementara disusun ini," tutur Simaremare.
Wali Kota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak didampingi Sekretaris Kota Ir Harold V Lolowang MSc MTh pun mengapresiasi DPD-RI. Ini karena telah memilih Kota Tomohon menjadi tempat penyelenggaraan uji sahih RUU dimaksud. "Semoga seminar yang digelar di Kota Tomohon ini akan menjadi naskah akademik dan memberikan sumbangsih terbesar dalam RUU ini," harap Eman.
Ia menambahkan, RUU ini haruslah dilandasi dengan semangat menciptakan norma dan perspektif baru tentang keluarga di mata masyarakat. RUU ini dapat memiliki substansi berbeda dengan norma dalam UU sektoral yang berkaitan dengan keluarga.
"Untuk itu, pendekatan norma dalam RUU Ketahan Keluarga haruslah berdasarkan modifikasi hukum yang tidak hanya melakukan pendekatan kuantitatif. Tetapi juga pendekatan kualitatif. Perwujudan RUU ini harus mendekatkan kepada berbagai pihak, yaitu pemerintah, akademisi, pebisnis dan yang terpenting masyarakat itu sendiri," ungkap Eman.
Momen ini pun dimanfaatkan Eman untuk menjelaskan iven berskala internasional, yakni Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017. Giat ini seidanya akan digelar di Kota Tomohon pada Agustus mendatang.
"Kami mengundang bapak ibu Anggota DPD RI untuk bisa menghadiri iven TIFF 2017 ini. Dimana, terdapat beragam kegiatan, salah satunya Turnament of Flower," tandasnya.
Di sela-sela kegiatan, Eman dan Simaremare saling bertukan cinderamata. Turut hadir para staf Sekjen DPD-RI, Ketua DPRD Tomohon Ir Miky JL Wenur bersama jajarannya, Wakapolres Tomohon, Kompol Dewa Made Palguna SH, Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr HWB Sumakul, MTh, Kabid Latbang BKKBN Sulut, Drs Yopi Kalesaran, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat, Dr Maria H Pratikyo MA, Tim Ahli RUU Ketahanan Keluarga, Kasdim 1302/Minahasa, Mayor Inf M Purba, tokoh agama dan masyarakat dan Pemerintah Kota Tomohon. (hendra mokorowu)



































