Foto: Wawali Sompotan bersama peserta Rakor.
Rakor Pembakuan Rupabumi se-Sulut Dipusatkan di Tomohon
Tomohon, ME
Rakor (rapat koordinasi) pembakuan nama rupabumi unsur buatan dan alami Provinsi Sulawesi Utara dipusatkan di Kota Tomohon. Kegiatan yang diprakarsai oleh Biro Pemerintahan dan Otda Setda Sulut ini digelar di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (11/7).
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Provinsi Sulut, Drs James Kewas MSi menjelaskan, dalam penentuan titik koordinat di lapangan, terkait penamaan daerah, jalan, gedung dan sebagainya, perlu didata. Dimana pendataan penamaan rupabumi unsur buatan dan alami sebagai bagian dari pelaksanaan tertib administrasi di daerah masing-masing.
"Tujuan kegiatan ini untuk memperkuat koordinasi, pembinaan dan pembakuan nama rupabumi unsur buatan dan alami di Sulut. Juga demi tersedianya data yang akurat, akuntabel dan terkini, sehingga tercipta tertib administrasi," jelas Kewas.
Senada disampaikan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan. Menurutnya, pembakuan nama ini sebagai upaya melakukan tertib administrasi wilayah pemerintahan. Meningkatkan kenyamanan dan ketertiban sosial, membangun karakter bangsa, melestarikan warisan budaya, dan membangun jati diri bangsa.
"Kebijakan ini sangat perlu dilakukan, mengingat aset yang dimiliki negara Indonesia sangat luar biasa banyaknya. Untuk itu sangat perlu diinventarisasi dengan cermat," kata Sompotan mewakili Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak.
Dikatakannya, pembakuan nama rupabumi merupakan program nasional yang juga harus dilakukan di daerah. "Pembakuan nama ini akan menjadi sumber informasi dan komunikasi dalam pengambilan keputusan. Ini bisa membantu kerja sama di antara organisasi lokal, nasional dan internasional," tandas Sompotan.
Kegiatan ini dihadiri utusan Kabupaten/Kota se-Sulut yang terdiri dari Asisten Bidang Pemerintahan, Kabag Pemerintahan dan para Kasubag yang membidangi Toponimi. (hendra mokorowu)



































