Bank Indonesia Bantu Petani Bawang Merah di Minahasa


Tondano, ME

Pemkab Minahasa bekerjasama dengan Bank Indonesia melaksanakan program pengendalian inflasi pengembangan cluster ketahanan pangan komoditas bawang merah. Kerjasama ini dimaksudkan untuk memperkuat peran petani dalam pemenuhan pasokan bawang merah di Kabupaten Minahasa.

Kepala Dinas Pertanian Minahasa, Suhban Torar mengatakan kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang telah ditandatangani Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dengan Pemkab Minahasa beberapa pekan lalu.

“Petani di Minahasa bisa bersyukur karena terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Saat ini Bank Indonesia menjalin kerjasama dengan Pemkab Minahasa khusus pengembangan komoditas pertanian bawang merah. Komoditas ini memang menjadi unggulan petani di Minahasa karena memiliki nilai jual cukup tinggi,” ujarnya.

Torar mengatakan kerjasama dengan Bank Indonesia ini juga mencakup upaya menjaga stabilitas harga bawang merah dipasaran. Menurutnya berdasarkan data yang ada, komoditas ini ternyata ikut menyumbangkan inflasi yang cukup besar selain komoditas cabe.

“Pengendalian harga dimaksudkan untuk memberikan keuntungan yang sama antara petani dan konsumen. Jika harga stabil maka petani bisa tenang dalam mengusahakan lahan pertaniannya, dan disaat bersamaan warga sebagai konsumen juga dipastikan mendapat bawang merah dengan harga yang sesuai,” tuturnya.

Torar menyebut Bank Indonesia nantinya yang akan membantu kelompok-kelompok tani. Masyarakat yang mempunyai lahan pertanian agar dapat ditanami sesuatu yang berguna agar dapat memberikan keuntungan bagi pribadi dan orang lain.

“Pemerintah pun berharap agar hasil pertanian dari tanah minahasa dapat di jual dan di konsumsi di Minahasa, agar petani Minahasa untuk bergerak maju. Terima kasih karena BI tidak pernah melupakan Minahasa,” ujar Torar.

 



Sponsors

Sponsors