JWS: Jangan Miras Saat Pengucapan Syukur


Tondano, ME

Perayaan Pengucapan Syukur  di Kabupaten Minahasa yang ditetapkan 23 Juni mendatang tinggal beberapa pekan. Sejak dini pemerintah mengimbau warga untuk tidak berlebihan dalam merayakan Pengucapan Syukur.

Bupati Minahasa, Jantje W Sajow (JWS) saat diwawancarai manadoexpress.co mengatakan penetapan tanggal pelaksanaan Pengucapan Syukur telah dilakukan Pemkab Minahasa bersama Forum Kerjasama Antar Umat Beragama (FKUB) Minahasa. Menurutnya perayaan Pengucapan Syukur yang dilaksanakan setiap tahun jangan menjadi ajang pesta-pora.

“Pengucapan syukur merupakan pesta iman, pesta ini harus tanpa miras untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan kriminalitas. Adanya miras artinya kita tidak menghargai Tuhan karena Pengucapan Syukur murni bersyukur kepada Tuhan,” kata JWS.

Selain itu JWS berpesan kepada warga untuk merayakan Pengucapan Syukur tidak berlebihan. Mengucap syukur jangan hanya diartikan berpesta secara besar-besaran yang mengarah pada budaya konsumtif.

“Semoga Minahasa semakin diberkati dengan adanya event-event besar di Minahasa, termasuk Pengucapan Syukur 23 Juli nanti,” pungkasnya.

Rencananya, Pemerintah Kabupaten Minahasa juga melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minahasa bakal mengundang turis untuk datang di Minahasa pada hari Pengucapan Syukur nanti.

“Pemkab Minahasa akan memanfaatkan Perayaan Pengucapan Syukur untuk meningkatkan sektor pariwisata. Wisatawan pasti tertarik untuk melihat tradisi di Minahasa ini,” ujarnya. (lucky kawengian)



Sponsors

Sponsors