Safari Ramadhan, CEP: Ibadah Puasa Momentum Tepat Meningkatkan Kualitas Iman
Amurang, ME
Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mengelar Safari Ramadhan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di Masjid Al Ikhlas Desa Bajo, Kecamatan Tatapan, Rabu (21/6).
Dalam kesempatan itu CEP, yang didampingi Wakil Bupati Franky Donni Wongkar memberikan sambutan ramadhan dihadapan umat bahwa ibadah puasa merupakan perwujudan rasa solidaritas umat dan rasa ukhuwah islamiyah yang berdasarkan iman kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Menurut CEP, bulan suci ramadhan juga merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas iman, memperkuat ketaqwaan, menumbuhkan rasa cinta pada keadilan dan persamaan derajat umat manusia, memperbanyak amalan, serta mempererat kasih sayang dengan sesama umat muslim dan umat manusia.
"Itulah sebabnya, bulan suci ramadhan tidak sekedar sebagai ritual keagamaan saja, tetapi merupakan media untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanna Wata’alah," kata CEP.
Dia menuturkan, menjadi semakin indah dan bermakna bagi seluruh umat Islam apabila bulan suci ramadhan dimaknai pula sebagai kesempatan emas untuk saling memaafkan, memberi hormat sekaligus sebagai wahana pembaharuan diri melalui pikiran dan tindakan yang mulia, luhur kepada sang pencipta.
Dan hal tersebut menurut dia akan teraktualisasi nyata melalui perbuatan amal seperti memberikan sedekah kepada kaum miskin, orang-orang yang tertimpa bencana dan yang membutuhkan pertolongan serta perbuatan baik lainnya.
"Dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut hari kemenangan, maka saya mengharapkan saudara-saudaraku kaum muslimin dan muslimat untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik lahir batin, agar ibadah puasa dapat dilaksanakan secara sempurna, serta dapat mengaktualisasikan hakekat makna ibadah puasa dalam kehidupan sehari-hari," paparnya.
"Kepada masyarakat Minahasa Selatan yang tidak melaksanakan ibadah puasa kiranya dapat menunjukkan toleransi yang tinggi dengan menghormati dan menghargai saudara-saudara kita umAt muslim yang akan melaksanakan ajaran agamanya," sambung Tetty sapaan familiar CEP.
Untuk itu dia mengingatkan semua untuk bersama-sama menunjukkan bahwa Minsel dibangun dan berfondasikan suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam semangat ‘Torang Samua Basudara’.
"Saya mengajak kita semua saling mendoakan dalam ketulusan, saling menghormati dan menghargai berbagai perbedaan. Jagalah kerukunan yang sudah kita bina selama ini sambil tetap waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu indahnya kebersamaan," pesannya. (jerry sumarauw)



































