Pers Minsel Berduka

Terlibat Tabrakan, Ferdinand Kaligis Meninggal Dunia


Amurang, ME
Kabut duka menyelimuti insan Pers Biro Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Salah satu wartawan yang biasanya meliput di Minsel, meninggal dunia. Tragisnya, Ferdinand Kaligis, meninggal karena kecelakaan.
 
Ferdy sapaan akrab Ferdinand, meninggal saat bertugas, Sabtu (10/6) ketika melakukan peliputan di wilayah Minsel bagian atas. Saat akan kembali ke rumah, Ferdy mengalami kecelakaan di jalan raya Desa Tewasen.
 
Usai tabrakan, Ferdi langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat. Namun, akibat luka yang dia alami cukup parah, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandow, Malalayang. Manado. Sayangnya, nasib berkata lain. Dalam perjalanan, Ferdy menghembuskan nafasnya terakhir.
 
"Keluarga berusaha agar dia mendapatkan perawatan lebih lanjut di RSUP Prof Kandow Malalayang. Namun, saat masih dalam perjalanan, dia sudah meninggal dunia," kata Bendahara Jurnalis Independen Minahasa Selatan (JIMS) Hesky Liando, Minggu (11/6).
 
Dikisahkan Hezky, pada Sabtu itu, korban mengajak dia untuk melakukan peliputan. Agar ada teman lain yang mendampingi, keduanya memanggil David Masengi, wartawan Biro Minsel lainnya. Namun karena berhalangan, Masengi tidak bisa bergabung.
 
"Siapa yang tidak sedih. Teman seperjuangan dalam meliput, meninggal dunia akibat kecelakaan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan penghiburan," terang Liando.
 
Rasa duka juga turut disampaikan Sekretaris JIMS, Tamura Watung. Menurut dia, kesedihan mendalam dirasakan seluruh wartawan Biro Minsel.
 
"Kami sangat sedih. Seorang yang familiar, suka bertegur sapa, kini sudah tidak ada lagi. Dia telah kembali ke pangkuan Bapa di Surga. Kami mengasihi Ferdy, namun Tuhan lebih mengasihi dia," kenang Watung, dan diaminkan Victor Ratumbanua. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors