Rawat Kebhinekaan, Legislator Tomohon Rangkul Forkompinda dan OPLS Berdialog
Tomohon, ME
Guna merawat kebhinekaan, Legislator Tomohon menggelar dialog bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan Organisasi Pemuda Lintas Sektoral (OPLS) se- Kota sejuk. Giat yang bertema Merawat Kebhinekaan Untuk Tomohon Tangguh ini dirangkaikan buka puasa bersama di gedung DPRD Tomohon, Kamis (8/6).
Ketua DPRD Ir Miky JL Wenur mengatakan, dialog seperti ini diharapkannya rutin dilaksanakan. Tentu dengan mengundang elemen-elemen masyarakat yang lain. Kata Wenur, pihaknya akan selalu mendukung dan memberikan apresiasi positif pada kegiatan begini.
"Tomohon bisa menjadi Tomohon Tangguh dengan merawat Kebhinekaan. Bukan hanya dibangun sekelompok masyakarat atau agama tertentu. Namun kita semua bersama-sama membangun kebersamaan di Kota Tomohon," ungkap Wenur.
Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak dalam kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan, mempersatukan keberagamaan organisasi menuju Tomohon Tangguh.
"Pemuda harus bisa mengatasi persoalan bangsa dengan memberikan solusi. Tentu menjadi pemuda yang nasionalis. Dialog saat ini bisa melahirkan rekomendasi untuk kepentingan kota kita menuju Tomohon Tangguh," ucap Eman.
Wali Kota memberikan apresiasi tinggi kepada pemuda dan tokoh-tokoh agama yang hadir dari berbagai lintas agama, organisasi khususnya Gerakan Pemuda Ansor. Ia berterima kasih atas semua saran dan masukan yang telah diberikan kepada pemerintah dan DPRD Tomohon.
Selaku pemateri, Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi SIK menuturkan, kegiatan pemuda saat ini harus diapresiasi.
"Tomohon telah mendapatkan penghargaan Harmoni Award. Dengan ini pemuda harus menjaga penghargaan kerukunan ini," tutur Kusmayadi.
Diimbaunya, pemuda harus memanfaatkan media sosial sebaik mungkin. Tidak menyebarkan berita bohong. "Semua pemuda mempunyai hak yang sama tanpa memandang suku, agama, ras," tambahnya.
Sementara, Dandim 1302/Minahasa, Letkol Inf Jubert Nixon Purnama STh menambahkan, pemuda harus kompak dan tetap menjaga kebersamaan di Kota Tomohon. Hal ini agar segala macam bentuk isu serta ancaman dari luar dapat disikapi dengan arif dan bijaksana.
Di sela kegiatan, dilakukan penandatangan deklarasi oleh Wali Kota Tomohon, Ketua DPRD dan seluruh perwakilan organisasi kaum muda yang hadir, yakni Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, Gerakan Pemuda Ansor Minahasa, Pemuda GMIM, Majelis Hindu Minahasa, OMK Pemuda Katolik, KNPI, PPI, GEMA BUDHI (Budha), GMKI dan GMNI. (hendra mokorowu).



































