UPB Naha dan Kejari Sangihe Teken MoU Pengembangan Bandara


Tahuna, ME
Unit Pelaksana Bandara (UPB) Naha bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe menandatangani memorandum of understanding (MoU). Penandatanganan MoU dilaksanakan di Aula Kejari Sangihe, baru-baru ini.
 
Langkah ini merupakan upaya pengembangan bandar udara (Bandara) Naha, dimana diketahui setiap tahun berkembang pesat.
 
Kesempatan ini, Kepala Bandara Naha, Indra Rohman menjelaskan soal paket-paket pekerjaan yang nantinya akan dilaksanakan di tahun anggaran 2017. Katanya, dana proyek bersumber dari APBN.
 
"Seperti pekerjaan perluasan terminal, itu akan menelan anggaran sebesar 7 Milliar Rupiah. Selain itu, juga masih ada  penambahan run way," ujar Rohman.
 
Kepala Kejari Sangihe, Muhammad Irwan Datuinding SH MH mengatakan, tujuan penandatanganan MOU ini, yakni untuk memproteksi soal hukum terhadap seluruh paket pekerjaan. Dimana pekerjaan akan dilakukan oleh UPB di 2017 dan tahun berikutnya.
 
"Seluruh paket pekerjaan terkait pengembangan bandara Naha akan berjalan sesuai dengan waktu yang telah disiapkan," tutur Datuinding meyakinkan.
 
Dijelaskannya pula, apabila dalam pelaksanaan paket pekerjaan terdapat persoalan, pihak Kejari berkewajiban untuk mem-backup dan membantu UPB.
 
"Ini agar permasalahan yang timbul tidak menghambat program paket pekerjaan," sambung Datunding yang juga putra Makassar.
 
Terpantau usai penandatanganan MOU, dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dikuti jajaran Kejari, UPB dan Kantor Pengadilan Agama Tahuna. (christian abdul)



Sponsors

Sponsors