Organda Minsel Minta Dishub Tegas Tertibkan Taksi Gelap
Amurang, ME
Taksi gelap yang beroperasi di Kecamatan Amurang kembali mendapat sorotan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Dalam pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati bersama instansi terkait yang digelar di Cafe Dteras Amurang, Jumat (2/6), mereka menyampaikan keluhannya.
Dihadapan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati Franky Donni Wongkar, Wakil Ketua Organda Minsel, Rudy Wurangian membeberkan sejumlah keluhan mereka, Saat ini taksi gelap sudah merajalela. Hal ini membuat pendapatan para sopir angkutan umum trayek Amurang Manado turun drastis.
"Ini momen yang paling saya tunggu menyampaikan aspirasi untuk kepentingan para sopir. Fenomena angkutan umum di Minsel lebih khusus trayek Amurang Manado sangat memprihatinkan karena adanya taksi gelap," ketus Rudy.
Dia mengungkapkan beberapa waktu lalu memang sudah dilakukan penertiban oleh aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan. Namun bukannya terhenti malah sekarang taksi gelapnya semakin bertambah banyak. Untuk itu dia meminta agar bupati dan wakil bupati dapat mencarikan solusi terkait persoalan ini.
"Kami berharap masalah ini dapat dicarikan jalan keluarnya," tegasnya.
Selain masalah taksi gelap, dia juga menyampaikan persoalan armada angkutan umum Amurang Tumpaan yang sudah banyak dan perlu dilakukan pembatasan. Menurut dia bertambahnya armada menimbulkan kesemerawutan.
"Kami sempat bermohon agar pembatasan armada. Ini kita sampaikan ke kepala dinas tapi seolah olah tidak diperhatikan dan dipertimbangkan," sindir Rudy.
Belum habis disitu, dia juga menyinggung soal rekayasa lalu lintas yang dinilai merugikan para sopir. Rekayasa ini menurut dia belum perlu dilakukan karena jalan belum memenuhi syarat.
"Kami sering sampaikan ini ke dinas agar ini dikaji ulang. Begitu juga dengan pelataran ada kesalahan dan perlu di benahi," sarannya. (jerry sumarauw)



































