Foto: Sompotan saat memberikan sambutan.
Sompotan Buka Sosialisasi Pengelolaan Geothermal
Tomohon, ME
Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan membuka kegiatan sosialisasi pengelolaan energi panas bumi di Gedung Serba Guna Pertamina, Selasa (30/5). Sompotan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan tentang energi panas bumi yang merupakan salah satu sumber daya alam (SDA), dimiliki Kota Tomohon.
"Apa sebenarnya energi panas bumi itu, bagaimana pengelolaannya. Apa sebenarnya manfaat dari energi panas bumi," ujar Sompotan membacakan sambutan Wali Kota Tomohon.
Dengan bertambahnya pengetahuan dari sosialisasi ini, dirinya berharap, para siswa mulai tergerak hati dan pikiran untuk memperhatikan potensi energi panas bumi di Indonesia. Terutama di sekitar Kota Tomohon. Selaku peserta, para siswa dituntut untuk harus paham tentang panas bumi (geothermal).
Lanjut Wawali, wilayah Lahendong atau Kecamatan Tomohon Selatan terdapat sumber energi panas bumi berkapasitas 80 MW. Kaitannya dengan 7 program prioritas pembangunan Kota Tomohon Tahun 2016-2022, yakni pelestarian SDA dan lingkungan hidup.
"Ini sebuah kesempatan untuk dimanfaatkan demi banyak hal," jelas Sompotan sambil berharap para siswa dapat memahami secara jelas materi yang disampaikan narasumber.
"Kiranya di antara para siswa, kelak ada yang menjadi seorang ahli geologi, geofisika dan geokimia. Tentu akan mampu mengelola dan memanfaatkan sumber panas bumi di Kota Tomohon untuk kesejahteraan rakyat," imbuhnya.
Tampil sebagai narasumber, yakni Tondo Wicaksono, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tomohon, Jeane Bolang SH, Akademisi, Dr Tommy Sumakul SH MH, Kabid Energi Dinas ESDM Provinsi Sulut, Ir Brahma Putra. Dihadiri General Manager PGE Lahendong, Salvius Patangke, Camat Tomohon Selatan, Ronald Kalesaran, para Lurah, guru-guru serta siswa se-Kota Sejuk. (hendra mokorowu)



































