Dandim 1301/Satal Ingatkan Masyarakat Waspadai Isu ISIS di Philipina


Tahuna, ME

Sehubungan beredarnya di medsos (media sosial) maupun sejumlah media cetak dan elektronik soal ISIS masuk di negara tetangga, Philipina, Dandim 1301/Satal, Letkof Inf Saiful Parenrengi MPsi meminta masyarakat mewaspadai segala gelagat yang mencurigakan. Demikian dikatakannya saat disambangi manadoexpress.co di ruang kerjanya, Jumat (26/5).

Selaku Satgas pulau terluar, terutama yang ada di pulau Miangas, Marore dan Marampit, pihaknnya sudah berkoordinasi secara intens dengan Pos TNI Angkatan Laut dan Polsek setempat. Ini juga melibatkan pihak Bea Cukai dan Imigrasi guna mengantisipasi kemungkinan masuknya organisasi musuh utama dunia (ISIS-red) di wilayah Indonesia.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, berbagai langkah kami lakukan bersama pihak-pihak terkait. Kami melaksanakan patroli gabungan di wilayah laut kita, terutama mengamati dan menangkap pelaku serta memantau keberadaan orang asing yang masuk ke wilayah Indonesia,” ungkap Parenrengi.

Dikatakan pula, wilayah laut di Miangas dan Marore sering dijadikan perlintasan bagi orang-orang Philipina yang ingin masuk ke Indonesia. Di antaranya mereka yang berprofesi sebagai nelayan sampai terjadinya ilegal fishing, atau mencuri ikan di perairan wilayah Indonesia.

“Tentunya, dengan melakukan patroli  laut, bagi siapa saja yang jelas melanggar batas wilayah, kita akan proses dengan tegas. Hal ini akan terus kita laksanakan. Sejauh ini, berdasarkan laporan dari Satgas yang ada di pulau-pulau tersebut belum ada pelanggaran di sana,” tandas Parenrengi yang juga Putra Makasar ini. (christian abdul)



Sponsors

Sponsors