Bayi Ini Sempat Dikira Berkelamin Ganda
Amurang, ME
Seorang bayi perempuan di Desa Wawontulap, Kecamatan Tatapan terlahir dengan kondisi tidak sempurna. Askadina Nur Inaya, itulah nama yang diberikan pasangan suami isteri Anjas Serangan dan Sartika Dama, kepada bayi yang baru berumur 3 minggu ini.
Inaya begitulah panggilan orang tua untuk anak yang mereka cintai lahir tidak seperti bayi-bayi lain pada umumnya. Saat dilahirkan di Puskesmas Tatapan, Inaya diduga memiliki kelamin ganda.
Oktovina Mononutu, bidan Puskesmas, yang menangani kelahiran Inaya menceritakan proses persalinan tersebut.
"Bayi tersebut dilahirkan tiga minggu yang lalu. Memang terlihat seperti memiliki kelamin ganda. Namun setelah diperiksa oleh dokter ternyata bukan. Itu hanya daging yang tumbuh," kata Mononutu, Minggu (21/5).
Dikatakannya, daging yang tumbuh tersebut tidak berbahaya namun perlu penanganan dokter ahli.
"Meski tidak membahayakan namun harus diperiksakan ke dokter ahli. Kami sudah mengarahkan pihak keluarga ke dokter ahli yang sudah berpengalaman," terangnya.
Karena keterbatasan biaya, orang tua Inaya belum sempat membawanya ke dokter dan lebih memilih perawatan secara tradisional.
"Yang kami lakukan dengan cara sederhana yaitu memanasi bagian daging yang tumbuh atau yang diduga jenis kelamin laki-laki itu dengan cara dipanasi sehari dua kali. Alhamdulilah sekarang sudah mulai kempes," ungkap Anjas
Dia mengatakan semenjak dilahirkan hingga sekarang, bobotnya semakin bertambah dan sehat.
"Dia buang air lancar. Dan sampai saat ini dia diberi ASI," katanya.
Ada keinginan untuk membawa anak mereka ke dokter ahli namun terbentur masalah biaya. Meski demikian dia tetap berharap ada bantuan dari pemerintah daerah lewat dinas terkait agar apa yang menjadi kerinduan mereka bisa.
"Memang kita ingin sekali membawa anak ini ke dokter ahli tapi kami tidak punya biaya. Besar harapan, pemerintah dapat membantu kami untuk untuk proses pemeriksaan selanjutnya," jelas Anjas.
"Harapan kami juga anak ini akan tumbuh normal sesuai dengan namanya yaitu taat pada agama, kehidupannya bersinar, serta selalu sehat dan semoga dia menjadi pribadi seperti itu," kuncinya. (jerry sumarauw)



































