Foto: Petani dan Nelayan Minsel yang diutus Pemuda Minsel ikut Penas
Pemda Minsel Utus Petani Dan Nelayan Ikut Penas
Amurang, ME
Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menunjukan kepeduliannya bagi kelompok petani dan nelayan di daerah ini. Buktinya Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wakil Bupati (Wabup) Franky Donni Wongkar mengutus perwakilan petani dan nelayan Minsel untuk mengikuti kegiatan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-15 di Provinsi Banda Aceh.
Kegiatan ini dihadiri Presiden RI Joko Widodo. Rangkaian acara pembukaan dipusatkan di Stadion Harapkan Bangsa, Gampong Lhong Raya dan dibuka langsung oleh Presiden, Sabtu (6/5).
Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan bahwa, pemerintah saat ini terus membangun infrastruktur pertanian, mulai dari waduk, embung, hingga irigasi sekunder dan tersier. Tujuannya adalah adanya ketersediaan air yang memadai untuk pertanian.
“Pertanian itu kuncinya di air, kalau airnya enggak ada darimana kita mau menanam?,” kata Presiden Jokowi dikutip dari laman resmi Kantor Staf Presiden.
Presiden Jokowi mengatakan, sebanyak 49 waduk besar yang tersebar mulai dari Sabang sampai Merauke saat ini tengah dibangun. Presiden juga memerintahkan Menteri Pertanian dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk membangun embung-embung kecil.
Selain itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman pun menjanjikan pembangunan irigasi sekunder dan tersier akan tuntas tahun ini sebagaimana yang dijanjikannya pada 3 tahun yang lalu.
“Bagaimana masalah irigasi sekunder tersier? Menteri Pertanian menyampaikan sampai saat ini sudah mencapai 3 juta hektare, betul Pak Menteri? Saya belum menghitung, Pak Menteri sudah menghitung. Kalau kurang, awas,” tegas Presiden.
Pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi juga mengingatkan kepada gubernur, walikota, dan bupati untuk mulai mencari tanaman-tanaman unggulan di daerahnya yang memiliki harga jual yang tinggi.
Sementara itu, Tetty sapaan familiar bupati berharap mereka yang mengikuti kegiatan tersebut, sekembalinya dari kegiatan tersebut dapat ‘menularkan’ ilmunya bagi seluruh nelayan dan petani di Minsel.
“Kalau tidak ada petani yang bekerja keras kita bisa makan apa, kalau tidak ada nelayan kita makan ikan apa. Salut untuk semua masyarakat nelayan dan petani yang sudah bekerja keras selama ini terutama dalam mensukseskan program-program pemerintah daerah,” kata Tetty lewat pesan tertulis yang diterima manadoexpress.co, Minggu (7/4).
Tetty juga mempunyai harapan agar Presiden berkesempatan dapat mengunjungi Kabupaten Minsel. Dia menilai saat ini Minsel maju dalam pertanian. Selain itu Minsel merupakan dapurnya Indonesia timur lewat hasil hortikultura.
“Bentuk kecintaan masyarakat petani Kabupaten Minahasa Selatan kepada Presiden RI Bapak Ir Joko Widodo, semoga Presiden bersedia berkunjung untuk menyaksikan langsung keberhasilan pembangunan pertanian di daerah kami,” tukas Tetty. (jerry sumarauw)



































