YISBSU Bangun Wale Manguni Pertama di Dunia


Tompaso, ME

Komplek Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (YISBSU) Tahun ini akan memiliki fasilitas baru, yaitu Wale Manguni sebagai tempat memajang koleksi burung manguni. Pembagunan Wale Manguni tersebut sudah mulai dilakukan sejak pertengahan Februari 2017.

Jusak Poludu, petugas di YISBSU kepada manadoexpress.co, Rabu (3/5/2017) mengatakan pembangunan Wale Maguni tersebut dikarenakan jumlah pengunjung yang datang ke YISBSU sudah semakin banyak. Serta menurutnya, tempat penyimpanan koleksi burung manguni yang lama juga sudah tidak mampu menampung burung yang menjadi ikon Minahasa ini.

"Karena jumlah pengunjung sudah semakin banyak makanya dibangun Wale Manguni ini," ujarnya.

Menurut Poludu, salah satu bagunan yang merupakan milik dari Irjen Pol Purn Dr Benny J Mamoto itu nantinya akan menjadi Wale Manguni terbesar di dunia, serta satu-satunya yang ada di Indonesia. Bangunan ini akan menampung sekira 200 koleksi burung manguni.

"Rencananya akan dibangun tiga Wale Manguni, tapi saat ini masih satu yang dibuat. Jika selesai nantinya Wale Manguni tersebut akan jadi satu-satunya di Indonesia dan terbesar di Dunia," terangnya.

Saat ini pengerjaan Wale Manguni sudah mencapai 50 persen. Rencananya peresmian bangunan tersebut akan dilaksanakan pada 7 Juli 2017 bertepatan dengan ivent tahunan yaitu Festival Pinabetengan.

Poludu pun berharap, pengerjaan bangunan tersebut dapat berjalan dengan lancar sampai pada peresmianya. Karena menurutnya jika nanti bagunan tersebut berdiri maka akan menjadi satu kebangaan bagi masyarakat Minahasa.

"Berharap pengerjaannya berjalan dengan baik, karena saya sendiri saja kagum. Wale Manguni yang hanya ada satu di Indonesia akan berdiri di Minahasa khususnya di Kecamatan Tompaso," tukasnya. (fista tulungen)



Sponsors

Sponsors