Tetty Pantau Pelaksanaan UNBK Tingkat SMP
Amurang, ME
Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu memantau pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1 Amurang. Sekolah ini dijadikan tempat bagi 247 siswa
SMP Negeri 1 Amurang untuk mengikuti UNBK yang mulai dilaksanakan, Selasa (2/5).
Tetty sapaan familiar bupati tiba sekitar pukul 14.00 WITA dan langsung disambut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Minsel, Fietber Raco dan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Amurang, Willem Josephus.
Pada kesempatan itu Tetty memberikan semangat kepada para siswa agar tetap berdoa dalam mengikuti ujian.
"Jangan lupa berdoa pasti bisa lulus," ucap Tetty menyemangati para siswa.
Saat memantau dia melihat seluruh siswa sudah bisa menguasai penggunaan perangkat komputer.
"Mereka semua menguasai komputer sehingga semua lancar mengikuti UNBK. Ke depan kita lengkapi sarana prasarana komputer di seluruh sekolah-sekolah yang ada di Minsel, sehingga semuanya dapat mengikuti UNBK," tukasnya.
Sementara itu Kepsek SMP N 1 Amurang, Willem Josephus mengatakan dalam melaksanakan UNBK pihaknya meminjam tempat karena di sekolahnya prasarana komputer belum memadai.
"Perlengkapan komputer yang kami miliki hanya sekitar 30 unit saja dan itu tidak cukup untuk siswa ujian yang berjumlah 247 orang. Maka dari itu kami melaksanakan ujian disini karena komputer yang dimiliki lengkap. Dari total 247 siswa yang ikut ujian, per sesinya ada 80 orang dan ada tiga sesi dalam sehari," jelasnya.
Dia mengaku tidak ada kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ujian hari pertama. Dalam UNBK ini setiap hari dibagi dalam tiga shift.
"Saya mendapat informasi di tempat lain sempat ada pemadam listrik, tapi disini bersyukur tidak ada pemadaman. Kami selalu berkoordinasi dengan PLN agar tidak ada pemadaman ketika UNBK berlangsung," terangnya.
Josephus menambahkan, pelaksanaan ujian tahun ini ada satu siswa yang ikut. Menurut dia siswa tersebut sudah berhenti bersekolah. Meskipun sempat dipanggil pihak sekolah namun yang bersangkutan sudah tidak mau lagi
"Siswa kami itu memang sudah lama tidak ke sekolah, namun sudah terdaftar dalam ujian. Kita sudah berupaya namun siswanya yang sudah tidak punya keinginan untuk melanjutkan sekolah," tukasnya. (jerry sumarauw)



































