Letakan Batu Pertama, Eman: Menara Alfa Omega Lambang Kerukunan


Tomohon, ME
Pendirian bangunan Menara Alfa Omega di pusat Kota Religius resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak yang diikuti jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Tomohon, Selasa (25/4).
 
Usai peletakan batu pertama, Eman mengatakan, pembangunan menara ini begitu berharga bagi masyarakat dan pemerintah, terutama bagi Tuhan. Dilihat dari namanya, yakni Alfa Omega katanya, ini sama saja dengan menara Tuhan.
 
"Kota Tomohon yang sudah menjadi lambang kerukunan, kiranya akan terus lestari dan terpelihara, sehingga gaunngnya sampai ke dunia internasional. Sebagai simbol kerukunan, Menara Alfa Omega ini akan menjadi destinasi pariwisata dan merupakan kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon.  ," ungkap Eman dalam sambutannya.
 
Menara dengan ketinggian mencapai 46 meter ini lanjutnya, akan menjadi ikon kerukunan di Kota Tomohon. Dirinya berharap, pengerjaan proyek ini bisa selesai tepat waktu. "Bila menara selesai dibangun, masyarakat dapat menikmatinya dan bisa juga naik ke atas untuk melihat pemandangan Kota Tomohon," kata Eman.
 
Dalam pelaksanaan pembangunan menara ini, Wali Kota 2 periode ini pun meminta, adanya dukungan dari unsur Forkompinda, terlebih seluruh elemen masyarakat Kota Bunga. Kesempatan ini, Eman mengapresiasi tinggi BPMS GMIM beserta Yayasan Medika yang sudah menghibahkan tanah kepada Pemerintah Kota Tomohon sebagai lokasi pembangunan Menara Alfa Omega.
 
"Kami juga akan menyerahkan bantuan hibah kepada Yayasan Medika dan untuk perawatan Gereja Sion," pungkasnya di lokasi menara, Kelurahan Paslaten 1, Tomohon Tengah.
 
Adapun, luas areal Menara Alfa Omega mencakup kira-kira 605 M². Di dalamnya sudah termasuk taman bunga yang luasnya sekira 500 M². Diketahui, peletakan batu pertama ini juga dirangkaikan dengan launching logo HUT PKB GMIM.
 
Peletakan batu pertama diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt Dr HWB Sumakul selaku Ketua BPMS GMIM. Kegiatan ini dihadiri Forkompinda, FKUB Provinsi Banten, FKUB Kota Tomohon, BPMS GMIM, pimpinan Yayasan Medika GMIM dan jajaran Pemkot Tomohon. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors