Eman: Remaja Harus Dibekali Pendidikan Kesehatan Reproduksi


Tomohon, ME
Remaja harus dibekali dengan pendidikan tentang kesehatan reproduksi, agar mereka mampu menempatkan diri pada tata cara pergaulan di masa pancaroba. Demikian ditegaskan Wali Kota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan advokasi dan konseling informasi edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja, Selasa (18/4).
 
Permasalahan remaja terkait kesehatan reproduksi dijelaskannya, sering kali berakar dari kurangnya informasi, pemahaman dan kesadaran. Tanpa adanya pemahaman mengenai proses reproduksi berakibat timbulnya perilaku tak baik, seperti kehamilan tak diinginkan, aborsi, penularan penyakit seksual HIV.
 
"Jadilah generasi penerus masa depan bangsa yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Berani katakan tidak pada pernikahan dini, seks bebas dan narkoba. Dengan demikian, generasi muda bisa menjadi kebanggaan kita semua," pesan Eman.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DPPKBD) Kota Tomohon, Ir Corry Caroles mengatakan, di masa pubersitas, seorang remaja mengalami perubahan organ-organ reproduksi. Umumnya, perubahan tersebut tidak diketahui oleh remaja.
 
Menurutnya hal itu akan menjadi sumber masalah bagi kehidupan seksualitas remaja. Akibatnya terjadinya pernikahan dini dan hal-hal yang tidak diinginkan.
 
"Untuk itu, advokasi dan konseling informasi edukasi, pendidikan tentang kesehatan reproduksi sangat penting dilakukan," ujar Caroles di Wale MC Temboan Kelurahan Rurukan Satu.
 
Diketahui, sebagai peserta kegiatan, yakni perwakilan siswa SMP dan SMA se-Kota Tomohon bersama ibu-ibu. Narasumber kegiatan, dr Jack Poluan dan Teolog, Pdt Aneke Masinambow Kaawoan STh. Kegiatan ini dihadiri Asisten Kesra Setda Kota Tomohon, Dra Truusje Kaunang. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors