Foto: Kakan Kemenag, Evangline Sepang saat di SMPN 1 Tomohon. (Foto Hendra Mokorowu)
Buka Naskah USBN, Sepang: Siswa SMPN 1 Tomohon Berkualitas
Tomohon, ME
Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tomohon, Evangline S Sepang SPAK MSi membuka naskah USBN (ujian sekolah berstandar nasional) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1, Senin (17/4). Usai membuka naskah, Sepang bersama staf Kemenag Kota Tomohon langsung memantau para siswa, dimana USBN hari pertama ini, peserta meghadapi soal ujian mata pelajaran (Mapel) agama.
Dikatakan Sepang, SMPN 1 Tomohon sudah dikenal kualitas pendidikannya. Untuk itu Ia yakin, siswa peserta USBN di SMPN 1 Tomohon mampu menyelesaikan semua soal dengan baik. "Anak-anak yang dihasilkan di sekolah ini memang sangat bermutu. Saya lihat, mereka (siswa-red) sangat siap menghadapai USBN, bahkan ujian nasional nanti. Saya yakin, siswa tak akan kesulitan saat menjawab pertanyaan," ungkap Sepang.
Ditambahkannya, terkait soal Mapel agama, tahun ini memang yang pertama kali disusun oleh daerah. "Soal-soalnya dikumpul dari masing-masing kabupaten/kota dan disusun di Kantor Wilayah Kemenag Sulut. Jadi, apakah soal agama Kristen, Katolik dan Islam, semuanya disusun secara lokal," ujar Kakan Kemenag yang biasa disapa Shintya saat disambangi manadoexpress.co.
Sementara, Kepala Sekolah Drs Jantje Mangore MPd menjelaskan, sebelum pelaksanaan USBN, pihaknya telah melakukan berbagai pembekalan pada siswa. Ia pun optimis, semua soal dari masing-masing Mapel dapat dijawab siswa dengan baik.
"Selain mengawali dengan doa, kiranya anak-anak juga dapat berkonsentrasi dalam USBN ini, agar memperoleh hasil yang maksimal," tutur Mangore sembari berharap adanya perhatian dan pengawasan orangtua siswa di masa ujian ini.
Diketahui, selain Kemenag, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon juga memantau pelaksanaan USBN di sekolah ini. Adapun jumlah peserta USBN di SMPN 1 Tomohon sebanyak 411 siswa, terdiri dari 179 lelaki dan 232 perempuan. Sedangkan jumlah ruangan yang digunakan, yakni 21 bilik. (hendra mokorowu)



































