Foto: Wawali SAS memberikan sambutan pembukaan kegiatan.
Penyaluran Raskin Kota Tomohon 2017 Sasari 4901 Keluarga
Tomohon, ME
Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tomohon giatkan pembinaan penyaluran subsidi beras miskin (Raskin) bagi masyarakat berpendapatan rendah atau Rastra Tahun 2017. Kegiatan ini diadakan di Aula Kantor Wali Kota Tomohon, Kamis (6/5). Saat membuka kegiatan ini, Wakil Wali (Wawali) Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) mengungkapkan, sebagaimana hasil konsultasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon di Pokja Data Kementerian Sosial RI, di Kota Bunga telah terjadi penurunan jumlah penerima manfaat Raskin/Rastra.
Tahun 2016, jumlah penerima manfaat mencapai 5445 keluarga. Sedangkan Tahun 2017, mengalami penurunan 10 Persen, yakni sebanyak 544 penerima, sehingga menjadi 4901 keluarga. Data ini menunjukan, telah terjadi penurunan grafik keluarga miskin di Kota Tomohon. Katanya, Pemkot Tomohon memberi apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan para Lurah, khususnya atas kinerja penyaluran beras di Tahun 2016.
"Laporan dari Perum Bulog pada Februari 2017, Kota Tomohon telah lunas 100 Persen dalam hal pencapaian realisasi harga tebus Rastra di titik distribusi. Diharapkan, kinerja ini dipertahankan setiap bulannya di sepanjang Tahun 2017 ini," ujar SAS.
Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kota Tomohon, Harny Korompis SE dalam laporannya mengatakan, penyaluran Rastra atau Raskin merupakan program pemerintah pusat. Dimana, memberikan subsidi beras bagi masyarakat yang berpendapatan rendah.
Lanjut Korompis, tujuannya program tersebut untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Sasaran program, yakni berkurangnya beban pengeluaran RTS melalui penyaluran beras bersubsidi sebanyak 15kg/RTS/bulan, dengan harga Rp 1.600/kg.
Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Perekonomian, Ronni Lumowa SSos MSi, Kepala Seksi Distribusi BPS Kota Tomohon, Denny Golioth SE, Camat dan Lurah se-Kota Tomohon. Selaku narasumber, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Propinsi Sulut, Sony Runtuwene dan Kepala Perum Bulog Divisi Regional, Taufan Akib. (hendra mokorowu)



































