SDN 2 Kawangkoan Siapkan Satpam Jaga Siswa


Kawangkoan, ME

Menanggapi maraknya isu penculikan anak akhir-akhir ini, membuat sejumlah sekolah khususnya Sekolah Dasar (SD) mulai memperketat keamanannya. Kepala Sekolah SDN Negeri Dua Kawangkoan, Bernad Assa mengatakan walaupun belum pasti benar tidaknya isu tersebut, tetap selalu menjadi tanda awas pihak sekolah terhadap anak didik mereka.

Sekolah ini melarang para siswa untuk pulang sekolah sendiri tanpa dijemput oleh orangtua mereka. 

"Kami selalu mengigatkan kepada setiap orang tua yang datang membawa anaknya agar menjemput anak mereka usai jam sekolah berakhir," ujarnya, Senin (27/3/2017).

Assa menjelaskan bukan hanya orangtua saja yang diingatkan, tetapi para siswa selalu diberi arahan. Siswa diajarkan agar berhati-hati terhadap orang yang tidak mereka kenal. Sekolah juga tidak membiarkan siswa mereka berkeliaran diluar lingkungan sekolah saat istirahat maupun jam belajar.

"Setiap pagi kami para guru selalu menyampaikan kepada murid-murid kami agar jagan melayani orang yang tidak dikenal. Walaupun mungkin orang tersebut tidak berniat buruk, tetapi kami mengingatkan agar anak-anak tetap berhati-hati," katanya.

Terkait juga pengamanan tersebut, Assa mengatakan akan membuat pertemuan bersama orang tua siswa untuk membiacarakan perekrutan satpam. Karena saat ini dikatakannya sekolah tersebut belum memiliki satpam.

"Jadi saat penerimaan rapror nanti, saya akan membicarakan soal perekrutan satpam bersama orangtua. Hal ini untuk lebih memperketat keamanan siswa, agar guru-guru juga kembali fokus mengajar dan bukan menjadi satpam lagi," pungkasnya.

Assa pun berharap agar bukan hanya pihak sekolah saja yang memperhatikan keamanan anak-anak. Tapi orangtua pun harus terus waspada mengenai isu penculikan anak saat ini. (fista tulungen)



Sponsors

Sponsors